Exposebanten.com | TANGERANG – Sebanyak 1.475 pesepak bola muda dari seluruh penjuru daerah resmi meramaikan ajang Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup 2026.
Digelar di Training Ground Stadion Indomilk, Kelapa Dua, turnamen kelompok usia U-13 dan U-15 ini dibuka langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada Minggu (17/5/2026).
Ajang ini didedikasikan khusus untuk putra daerah asli demi mencetak bintang masa depan Persita dan Timnas Indonesia.
Turnamen ini menjadi kawah candradimuka bagi pembinaan atlet usia dini yang berjenjang.
Bupati Maesyal menegaskan, kompetisi berkesinambungan mulai dari U-13, U-15, hingga U-17 merupakan fondasi mutlak untuk melahirkan pesepak bola tangguh yang siap membela daerah di kancah nasional.
“Tujuannya jelas, agar kelak anak-anak kita dari daerah sendiri menjadi generasi penerus, mengisi barisan Persita, bahkan menembus skuad nasional. Kita harus mencetak generasi penerus yang hebat,” tegas Bupati Maesyal.
Sebagai langkah konkret pembinaan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama para tokoh sepak bola berencana membentuk tim khusus.
Tim ini nantinya akan diisi oleh talenta-talenta berbakat hasil seleksi turnamen Piala Bupati Cup 2026. Para pemain tersebut akan dipantau dan dibina secara konsisten melalui klub masing-masing agar siap mewakili daerah di berbagai kompetisi mendatang.
Rencana besar ini sejalan dengan visi Presiden Persita, Zaki Iskandar, yang berharap mata rantai pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Tangerang tidak pernah terputus.
Dianaktirikan untuk Pemain Luar, 100% Asli Putra Daerah
Sekretaris PSSI Kabupaten Tangerang, H. Memed, memaparkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap turnamen ini.
Piala Bupati Cup 2026 diikuti oleh 30 tim untuk kategori U-13 dan 29 tim untuk kategori U-15. Jika digabungkan dengan kompetisi kelompok umur lainnya, tercatat ada sekitar 2.165 pesepak bola muda yang kini aktif dalam ekosistem pembinaan lokal.
Pihaknya memberlakukan aturan ketat guna melindungi potensi lokal dari serbuan pemain luar daerah.
“PSSI Kabupaten Tangerang memastikan seluruh pemain yang bertanding merupakan putra daerah asli. Kompetisi ini sepenuhnya diprioritaskan bagi klub-klub lokal tanpa melibatkan pemain dari luar daerah guna memetakan potensi atlet secara optimal,” jelas H. Memed.
Pesan Sportivitas dari Bupati
Sebelum menutup sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menitipkan pesan penting kepada seluruh pemain, pelatih, serta ofisial yang terlibat.
Ia mengingatkan agar para atlet muda tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga disiplin menjaga fisik, pola makan, dan mental.
“Bermainlah dengan semangat, tetap sportif, dan hormati keputusan wasit di lapangan,” pesan Bupati Maesyal.
Melalui gelaran ini, PSSI Kabupaten Tangerang optimistis akan lahir generasi atlet sepak bola yang sehat, tangguh, berprestasi, dan mampu membanggakan daerah. (Abo)
