ExposeBanten.com | Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi memperkuat konektivitas wilayah melalui peresmian ruas jalan “Sedayu – Tugu Papak” sekaligus pelaksanaan groundbreaking pembangunan jalan ruas “Sedayu – Sukaraja – Kanoman”.
Proyek strategis yang bersumber dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026 ini diresmikan langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, di Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka, Senin (26/1/2026).
Hadirnya infrastruktur ini merupakan buah sinergi antara Pemerintah Daerah, Komisi V DPR RI, dan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung.
Acara ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Muklis Basri (Fraksi PDIP) dan Ir. H. Sujatmiko (Komisi V Fraksi PKB), Kepala BPJN Lampung Muhammad Ali Duhari, Wakil Bupati Agus Suranto, Ketua DPRD Agung Setyo Utomo, serta unsur Forkopimda Kabupaten Tanggamus.
Bupati Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian yang menjadi prioritas utama kepemimpinannya.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PU atas perhatian besar terhadap mobilitas warga Tanggamus.
“Kehadiran Komisi V DPR RI bersama mitra kerja dari BPJN Lampung di lokasi ini menunjukkan kepedulian tinggi Pemerintah Pusat terhadap aspirasi masyarakat Tanggamus. Jalan yang memadai bukan sekadar akses fisik, melainkan kunci distribusi hasil bumi, keterjangkauan harga pangan, serta akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik,” ujar Bupati Saleh Asnawi.
Pembangunan di wilayah Semaka ini terbagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama mencakup pembangunan ruas jalan Pekon Sukaraja sepanjang 750 meter yang kini telah dapat dinikmati masyarakat.
Sementara itu, tahap kedua yang baru saja dilakukan groundbreaking akan menyambungkan ruas Suka Raja hingga Kanoman sepanjang 2,6 kilometer.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten secara aktif terus mengawal usulan IJD lainnya guna memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi di sentra pertanian dan perkebunan.
Ia berharap usulan pembangunan ruas jalan lain, seperti ruas Banjar Negara – Jembatan Gantung hingga Tekad – Sumber Rejo, dapat segera terealisasi pada sisa tahun anggaran 2026.
Menutup arahannya, Bupati menitipkan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga aset negara tersebut dengan semangat “Begawi Jejama” dan “Budaya Jalan Lurus”.
“Pemerintah telah membangun, kini tugas kita adalah merawat. Saya minta masyarakat tidak membiarkan kendaraan dengan tonase berlebih melintas, serta rutin bergotong royong membersihkan drainase agar jalan ini tetap awet hingga ke anak cucu kita nanti,” tegasnya.
Kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan seremoni pencangkulan pertama (groundbreaking) sebagai simbol dimulainya babak baru peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Semaka dan sekitarnya. (Romi/Red)
