Exposebanten.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran telah resmi rampung pada Ahad waktu setempat.
Kesepakatan ini ditandai dengan pencabutan blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. Perjanjian bersejarah ini akan disahkan pada Jumat, 19 Juni 2026, melalui penandatanganan resmi di Swiss.
Kabar ini diumumkan secara langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui unggahan di platform Truth Social.
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz kini dibuka kembali tanpa pungutan biaya. Ia juga mengisyaratkan dimulainya kembali lalu lintas pelayaran internasional dan pengiriman energi.
“Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulis Trump.
Langkah Washington tersebut sejalan dengan pengumuman dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui platform media sosial X.
Sharif menjelaskan bahwa kesepakatan damai berhasil dicapai setelah perundingan yang intensif. Menurutnya, kedua negara sepakat untuk melakukan penghentian secara langsung dan permanen terhadap seluruh operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon.
Meskipun kesepakatan telah dideklarasikan, baik dari pihak AS maupun mediator Pakistan tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait mekanisme pelaksanaan di lapangan secara spesifik.
Sementara itu, pihak Iran memberikan tanggapan yang lebih berhati-hati, menyoroti bahwa implementasi kesepakatan ini akan membutuhkan langkah lanjutan serta koordinasi yang ketat.
Perkembangan ini menandai babak baru dalam meredakan ketegangan geopolitik yang selama beberapa waktu terakhir sangat menekan stabilitas keamanan dan ekonomi global, khususnya terkait jalur suplai energi dunia di Timur Tengah. ***

