Rumah Milik Ibu Karnasih, warga Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek (foto:Ist)
Exposebanten.com | TANGERANG – Kondisi memprihatinkan menimpa Ibu Karnasih, warga Kampung Kosambi RT 12/06, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
Di tengah gempuran program pengentasan kemiskinan, janda lanjut usia yang masuk kategori miskin ekstrem ini justru tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang nyaris ambruk tanpa tersentuh bantuan pemerintah.
Pantauan di lokasi pada Rabu (29/4/2026) menunjukkan bangunan yang ditempati Ibu Karnasih tampak rapuh dengan fasilitas yang sangat terbatas. Ironisnya, kondisi ini berbanding terbalik dengan kediaman pejabat desa setempat.
“Di saat Ibu Karnasih belum tersentuh program RTLH, saya lihat rumah Kepala Desa justru baru selesai dibangun dan kondisinya sangat bagus,” ujar Hasanudin, salah seorang warga setempat yang merasa miris melihat ketimpangan tersebut.
Kesenjangan mencolok ini memancing reaksi keras dari DPP Perkumpulan Trisula Bakti Nusantara. Kabidkam organisasi tersebut, Kartusi, menilai ada kegagalan fungsi dalam pendataan warga miskin di tingkat bawah.
Ia menduga koordinasi antara pemerintah desa dengan perangkat RT dan RW tidak berjalan maksimal.
“Jangan hanya duduk di belakang meja menunggu laporan. Pemerintah Desa Pasir Ampo dan Kecamatan Kresek harus segera turun ke lapangan untuk verifikasi,” tegas Kartusi.
Ia menambahkan bahwa bantuan bedah rumah atau RTLH seharusnya diprioritaskan bagi warga seperti Ibu Karnasih yang benar-benar membutuhkan, agar program pemerintah tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Pasir Ampo maupun pihak Kecamatan Kresek belum ada keterangan resmi atau tanggapan terkait kondisi rumah Ibu Karnasih meski upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media. ***
