Exposebanten.com – Baik buruknya perilaku manusia pada hakikatnya tergantung pada hati dan siapa yang menilainya.
Namun satu hal yang pasti, di balik setiap peristiwa yang kita alami, selalu ada pelajaran berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Pesan bijak ini mengingatkan kita untuk lebih banyak bersabar dan tidak mudah goyah oleh penilaian orang lain.
Sebab, hanya diri kita sendiri dan Allah Ta’ala yang paling tahu apa niat dan tujuan hidup kita yang sesungguhnya.
Jangan sampai kita menggantungkan seluruh hidup pada komentar dan penilaian manusia.
Penilaian manusia itu terbatas, subjektif, dan sering kali berubah. Hari ini dipuji, besok bisa dicela. Jika hidup hanya untuk mengejar penilaian manusia, kita akan lelah sendiri.
Yang perlu kita pastikan adalah, luruskan niat dan tujuan kita hanya untuk kebaikan.
Ketika niat sudah baik, maka fokus kita pun akan tertuju pada kebaikan yang sedang kita perjuangkan, bukan pada riuh rendah suara orang lain.
Serahkan dan tautkan seluruh niat hanya kepada Allah Ta’ala. InsyaAllah, seberat apapun masalahnya, pasti ada jalan keluarnya.
Ketika niat kita karena Allah, hati menjadi lebih tenang dan langkah menjadi lebih ringan.
Mari kita jadikan diri ini sebagai sebab kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
Tetap semangat untuk senantiasa bertutur kata yang baik, berpikir yang baik, dan berbuat baik. Jangan biarkan penilaian orang lain merusak niat dan meruntuhkan ibadah kita.
Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk terus memperbaiki ibadah kepada Allah Ta’ala dan istiqomah dalam kebaikan dan kebenaran. (Abo)
