Exsposebsnten.com | TANGERANG — Anggota Komisi I DPR RI, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) pada tanggal 29 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda, khususnya mahasiswa.
Dalam sosialisasi tersebut, Okta Kumala Dewi menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan sebagai landasan dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah keberagaman Indonesia.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar untuk dihafalkan, tetapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Okta.
Ia menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Keempatnya merupakan landasan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang perlu terus dipahami dan diterapkan oleh seluruh elemen masyarakat.
Menurut Okta, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan perlu terus diperkuat, terutama di kalangan generasi muda yang akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan Indonesia pada masa mendatang.
“Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, generasi muda harus mampu bersikap kritis, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah belah bangsa. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.
Okta juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan yang kuat.
Ia berharap, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang dapat menjadi pelopor dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, mengedepankan dialog dan musyawarah, serta membangun budaya toleransi di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
“Menjaga keutuhan bangsa adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat persatuan, memperkuat toleransi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” tegas Okta.
Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, diharapkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan semakin meningkat. Penguatan nilai-nilai kebangsaan juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Den)

