Exposebanten.com | INDRAMAYU – Teka-teki hilangnya Ari Wibowo (23), salah satu anak buah kapal (ABK) KM Almujib yang mengalami kecelakaan laut di Perairan Pulau Biawak, akhirnya terjawab. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Jepara, Jawa Tengah, pada Senin (9/3/2026).
Penemuan ini menjadi titik terang setelah operasi pencarian dilakukan sejak insiden tabrakan kapal pada akhir Februari lalu.
Jenazah warga Kelurahan Margadadi, Indramayu tersebut pertama kali dievakuasi oleh nelayan setempat sebelum akhirnya dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara.
Meski kondisi jenazah sudah sulit dikenali secara fisik, pihak keluarga memastikan identitas korban melalui sejumlah ciri khas yang melekat.
Tato pada tangan kiri, gelang di tangan kanan, serta pakaian terakhir yang dikenakan korban menjadi kunci utama validasi identitas pemuda tersebut.
Peristiwa pilu ini bermula pada Sabtu (28/2/2026) malam, saat KM Almujib yang membawa delapan kru ditabrak oleh sebuah kapal tongkang di sekitar Perairan Pulau Biawak.
Kecelakaan tersebut menyebabkan kapal karam dan memecah nasib para kru di dalamnya.
Hingga saat ini, tercatat dua orang dinyatakan selamat dan tiga orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (termasuk Ari).
Sementara itu, empat orang kru lainnya masih dalam status hilang dan dalam proses pencarian oleh pihak terkait.
Setelah menempuh perjalanan darat dari Jepara, jenazah Ari Wibowo telah tiba di rumah duka di Indramayu dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kepergian Ari meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga yang berharap mukjizat bagi kru lainnya yang belum ditemukan. (***)
