Exposebanten.com | TANGERANG — Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari kelima. Operasi penanggulangan dilakukan secara intensif melalui jalur darat dan udara.
Jurnalis Exposebanten.com di lokasi kebakaran, Aripin melaporkan, upaya pemadaman terkendala angin yang cukup kencang di TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang.
Angin kencang sempat memicu timbulnya titik api baru. Namun, petugas pemadam kebakaran di lapangan bergerak cepat membendung penyebaran titik api di permukaan.
“Di tempat lokasi saya melaporkan saat ini, angin cukup kencang, sehingga memang tadi pagi ada tempat-tempat yang tadinya tidak terbakar kemudian apinya merembes,” kata Aripin, Sabtu (4/7).
“Ada titik-titik yang menjadi titik api baru, tapi dengan cepat juga dilakukan pemadaman oleh petugas pemadaman kebakaran,” tuturnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk menyiram area yang sulit dijangkau kendaraan darat.
Di darat, puluhan personel pemadam kebakaran bersama tim Manggala Agni dan alat berat ekskavator dioperasikan untuk mengurai tumpukan sampah.
Selain memadamkan permukaan, petugas juga melakukan penyemprotan ke kedalaman tumpukan sampah untuk menjinakkan bara api di bawah permukaan.
Di tengah operasi penanganan, aktivitas operasional pengangkutan sampah di TPA Jatiwaringin tetap berjalan.
Antrean truk terlihat mengular di sisi selatan area pembuangan untuk melakukan bongkar muat.
Sementara itu, petugas gabungan memperketat akses masuk, hanya personel dari instansi terkait seperti pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan tenaga medis yang diizinkan memasuki kawasan.
Sebelumnya, kebakaran di fasilitas pengelolaan sampah ini mulai dilaporkan terjadi sejak Selasa (30/6/2026). Cuaca panas ekstrem dan angin kencang mempercepat penyebaran api hingga meluas, menimbulkan kepulan asap pekat yang mengganggu udara di wilayah sekitar. (*)

