Exposebanten.com | TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang pada Jumat (6/11/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis nasional tersebut rampung tepat waktu demi mengurai titik mati kemacetan yang selama ini membelenggu kawasan industri tersebut.
Saat ini, proyek yang menelan anggaran sekitar Rp87 miliar dengan panjang penanganan 350 meter tersebut telah mencapai progres fisik 70,7 persen. Pemerintah menargetkan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO) dapat terlaksana pada Februari tahun depan.
“Intinya, hari ini kita melihat secara langsung proyek Underpass Bitung yang sudah dikerjakan. Sejauh ini progresnya kurang lebih 70,7 persen, sesuai dengan target atau timeline-nya. Insyaallah akan terus dikejar hingga tahun depan, Februari akan ada handover atau PHO,” ujar AHY saat memberikan keterangan pers di lokasi proyek.
Dalam peninjauan ini, Menko AHY didampingi oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, serta disaksikan oleh jajaran anggota DPR RI, DPRD, dan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum.
Struktur jalan bawah tanah ini diproyeksikan menjadi solusi permanen yang radikal bagi mobilitas warga. Indeks kepadatan lalu lintas di kawasan Bitung yang selama ini berada di zona merah (mendekati angka 1 atau macet parah), ditargetkan merosot tajam ke angka 0,5 setelah infrastruktur ini resmi beroperasi.
“Ini penting sekali, sangat strategis, karena sudah terlalu lama masyarakat dan aktivitas ekonomi yang melewati jalur Bitung ini sangat terdampak akibat kemacetan. Perlu kita carikan solusi yang lebih permanen,” tegas AHY.
Ia menambahkan bahwa konektivitas merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi. Dengan memangkas waktu tempuh perjalanan hingga separuhnya, proyek ini diharapkan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi mobilitas pekerja pabrik, pelajar, hingga efisiensi distribusi logistik regional.
Menyambut optimisme tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal sisa pembangunan.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa kawasan Bitung merupakan urat nadi transportasi vital yang menghubungkan pemukiman, zona industri, dan akses jalan tol.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang siap berkoordinasi dan berkolaborasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya Underpass Bitung ini. Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar, selesai sesuai target, dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Maesyal Rasyid. (*)
