Exposebanten.com | BANDUNG — Bandung mendadak membiru. Ratusan ribu Bobotoh memadati ruas jalan utama Kota Kembang dalam pawai perayaan juara PERSIB pada Minggu, 24 Mei 2026. Konvoi akbar ini menjadi puncak euforia setelah Pangeran Biru memastikan gelar juara Super League 2025/26 sekaligus mencatatkan sejarah hattrick atau tiga kali juara beruntun.
Gelar juara tersebut secara resmi dikunci oleh PERSIB pada Sabtu, 23 Mei 2026. Bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), skuad asuhan Bojan Hodak sukses menahan imbang Persijap Jepara dengan skor kacamata.
Hasil imbang tanpa gol itu sudah cukup menyegel posisi puncak klasemen dengan raihan 79 poin. Meski memiliki poin identik dengan Borneo FC, PERSIB berhak atas trofi bergengsi ini karena keunggulan head to head.
Sukses ini menyempurnakan catatan “panca takhta” atau bintang kelima tim kebanggaan Jawa Barat tersebut sejak era Liga Indonesia, melengkapi trofi pada musim 1994/95, 2014, 2023/24, dan 2024/25. Secara keseluruhan, ini adalah trofi kesepuluh PERSIB di kompetisi kasta tertinggi nasional.
Baca Juga: Awas Macet! Cek Rekayasa Lalu Lintas Kota Bandung Usai Laga Persib Hari Ini
Pawai Akbar Mengguncang Bandung
Kemeriahan pesta berlanjut pada Minggu (24/5) pagi, di mana ribuan Bobotoh dari berbagai penjuru daerah di Jawa Barat telah membanjiri titik kumpul sejak pukul 07.00 WIB.
Pawai ini mengambil start dari Gedung Sate pada pukul 08.30 WIB dan dilepas langsung oleh jajaran direksi PT PERSIB Bandung Bermartabat bersama para pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung.
Rombongan arak-arakan kemudian menyusuri Jalan Banda, L.L.R.E Martadina (Riau), Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Jalan Simpang Lima, hingga titik akhir di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika.
Meski konvoi memicu kepadatan di sejumlah ruas jalan, lautan manusia yang menyambut para pemain tetap tertib dan larut dalam kegembiraan dengan yel-yel juara.
Atas antusiasme luar biasa Bobotoh “saalam dunya” ini, pihak manajemen menyampaikan apresiasinya. Mengingat pawai juara yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan para sponsor (Indofood, Kopi ABC, vivo, Kelme, bale by BTN, Combiphar, Insto, OBH, Greenfields, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Panther, Socios, Gopay, Se’Indonesia, Rinso, dan Sunlight) ini memicu kemacetan, Head of Communication PERSIB secara khusus mengucapkan terima kasih atas kesabaran masyarakat dan meminta maaf kepada para pengguna jalan lain yang terganggu aktivitasnya.
Manajemen juga terus mengimbau massa untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban selama mengikuti perayaan. Pesta juara kali ini sekali lagi membuktikan status PERSIB sebagai tim tersukses di era profesional dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat. ***

