Exposebanten.com | JAKARTA – Membangun generasi emas tidak cukup hanya dengan transfer pengetahuan di ruang kelas. Dibutuhkan ruang untuk bertumbuh, keberanian mengeksplorasi potensi, dan pengalaman nyata di tengah masyarakat.
Berangkat dari semangat itu, Generasi Emas Berkarya (GEMAR) Indonesia sukses menggelar Forum GEMAR Batch 3, sebuah program pembinaan intensif selama dua bulan yang melibatkan 100 anak muda dari berbagai daerah.
Puncak dari perjalanan panjang tersebut ditandai dengan gelaran GEMAR Award 2026 pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di APL Tower, Central Park, Jakarta Barat, sekaligus peluncuran website resmi GEMAR Indonesia dan Program Beasiswa GEMAR Indonesia.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara GEMAR Indonesia dengan Beyond Success from John C. Maxwell. Kolaborasi diinisiasi oleh Evi Wahyuni, ACC, MLCT selaku perwakilan Beyond Success, bersama Denny Widya, CBC, selaku Founder GEMAR Indonesia, yang diketuai Kartika Rahmadana, S.M., CPS.
Selama dua bulan, 100 peserta digembleng melalui coaching eksklusif mingguan bersama coach profesional. Bukan hanya teori kepemimpinan, peserta ditantang untuk turun langsung melakukan aksi sosial, merancang gagasan kreatif, dan belajar memimpin dari tindakan, bukan sekadar wacana.
“Keberhasilan pembinaan tidak diukur dari banyaknya peserta atau penghargaan, tapi dari perubahan cara pandang, tumbuhnya kepercayaan diri, dan keberanian mengambil tanggung jawab,” menjadi benang merah program ini.
Dari 100 peserta, terpilih 10 peserta terbaik yang melaju ke tahap pengembangan lanjutan. Pada GEMAR Award 2026, Marcella Feby Suroto dari Bogor berhasil meraih Juara 1, disusul Anin Nurbawiyah (Bogor) sebagai Juara 2, dan Anida Chairatunnisa (Palembang) sebagai Juara 3. Sementara penghargaan Sahabat Favorit GEMAR diraih Al Finul Azhar Badawi M. Aulia.
Tak berhenti di penghargaan, Forum GEMAR Batch 3 juga melahirkan capaian literasi yang membanggakan, penerbitan buku antologi nasional kelima berjudul “Pemimpi(n) di Bumi” yang ditulis oleh 40 penulis muda dengan latar belakang dan perspektif yang beragam.
Buku ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda juga harus melahirkan produktivitas intelektual. Menulis bukan sekadar karya, tapi latihan berpikir sistematis, keberanian berekspresi, dan meninggalkan jejak pemikiran untuk Indonesia.
Dengan peluncuran website dan program beasiswa, GEMAR Indonesia menegaskan komitmennya membangun ekosistem pengembangan generasi muda yang berkelanjutan – di mana pembinaan, apresiasi, literasi, dan akses pendidikan berjalan beriringan.
Seperti yang mereka yakini. Generasi emas tidak lahir begitu saja. Mereka tumbuh melalui proses, dibentuk oleh pengalaman, diperkuat oleh kolaborasi, dan dikenang melalui karya nyata bagi masyarakat. (*)
