Exposebanten.com | LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem sebelumnya telah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam beberapa hari ke depan, wilayah Lebak diprakirakan berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang.
“Peringatan kewaspadaan sebelumnya sudah disampaikan BMKG bahwa beberapa hari ke depan Lebak berpotensi hujan lebat disertai angin kencang,” kata Sukanta di Lebak, Rabu (06/05/2026).
Ia mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, dan angin kencang, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Selain itu, pengemudi angkutan yang melintasi wilayah pedalaman Kabupaten Lebak juga dihimbau untuk menunda perjalanan apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang guna menghindari risiko kecelakaan.
BPBD Lebak, lanjut Sukanta, telah menyampaikan informasi potensi cuaca ekstrem kepada seluruh aparat kecamatan, desa, kelurahan, hingga relawan agar kesiapsiagaan dapat ditingkatkan secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, sebanyak 28 kecamatan di Kabupaten Lebak masuk dalam kategori daerah rawan bencana. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis yang meliputi pegunungan, perbukitan, daerah aliran sungai, hingga kawasan pesisir.
“Kami minta warga tetap waspada dan jika cuaca buruk sebaiknya berlindung di lokasi aman,” ujarnya.
BPBD memperkirakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau akan terjadi pada pertengahan Mei 2026.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Lebak telah menyiagakan berbagai peralatan evakuasi, seperti kendaraan operasional roda dua dan roda empat, perahu karet, pelampung, gergaji mesin, tambang, serta tenda pengungsian. Selain itu, logistik berupa bahan pangan, makanan ringan, minuman kemasan, dan obat-obatan juga telah dipersiapkan.
Dalam upaya penanganan bencana, BPBD Lebak juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten, PLN, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Kepolisian, serta TNI.
“Kami akan bergerak cepat untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan bencana alam,” kata Sukanta. (Ajat/Red)
