Exposebanten.com | INDRAMAYU – Puluhan massa dari BEM PTUN dan BEMNUS Kabupaten Indramayu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Senin (4/5/2026). Aksi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day).
Dalam aksinya, para peserta menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai berkaitan langsung dengan nasib buruh, petani, serta masyarakat kecil.
Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak pemerintah segera merevisi Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya pada pasal-pasal yang dianggap merugikan buruh dan melemahkan perlindungan tenaga kerja.
Selain itu, massa juga menuntut revisi dan perluasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) guna menjaga keberlangsungan lahan produktif di Indramayu, serta mendorong penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) untuk mencegah alih fungsi lahan pertanian.
Mereka juga mendesak pemerintah segera menjalankan reforma agraria sejati yang berkeadilan, serta menolak industrialisasi di kawasan Segitiga Rebana yang dinilai berpotensi mengorbankan lahan pertanian dan ruang hidup masyarakat.
Tak hanya itu, massa aksi juga dengan tegas menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk penggusuran yang dianggap merugikan rakyat.
Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. (Tuti Ragil/Red)
