Exposebanten.com – Di tengah era kompetisi yang semakin ketat, umat Islam diingatkan untuk kembali ke esensi ajaran agama yang menekankan pentingnya meningkatkan kualitas diri dan produktivitas, alih-alih terjebak dalam persaingan tidak sehat (rivalitas) serta sibuk mencari kekurangan orang lain.
Prinsip utama yang harus dipegang oleh seorang muslim adalah itqan, yaitu bekerja dengan profesional, totalitas, dan sungguh-sungguh.
Hal ini sejalan dengan hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan Imam Baihaqi.
“Sesungguhnya Allah menyukai jika salah seorang di antara kalian melakukan pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan”.
Ajaran ini mengajak setiap individu untuk membuktikan nilai diri mereka melalui karya dan amal terbaik yang nyata.
Ketika seseorang fokus pada peningkatan mutu pelayanan, kreativitas, dan hasil kerja, masyarakat dengan sendirinya akan memberikan penilaian yang positif tanpa perlu menjatuhkan pihak lain.
Sebaliknya, perilaku mengotori jiwa dengan sifat iri hati, dengki, atau sengaja mencari-cari aib sesama hanya akan merusak kehormatan diri dan menghambat kemajuan.
Menjaga hati dari penyakit-penyakit sosial tersebut merupakan langkah awal untuk menciptakan lingkungan kerja dan sosial yang sehat.
Melalui penerapan prinsip itqan ini, setiap muslim diharapkan mampu menjaga kehormatan profesinya, berdedikasi penuh dalam setiap tanggung jawab, dan bertransformasi menjadi teladan kebaikan (role model) yang inspiratif bagi lingkungan sekitarnya. Allahu Ta‘ala a‘lam bishawab.

