Surakman, salah satu kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat mengangkut rombongan wartawan peliput erupsi GAK
Exposebanten.com | PANDEGLANG — Identitas jasad pria tanpa identitas yang ditemukan di Pantai Enggano, Bengkulu, akhirnya terungkap sebagai Surakman, salah satu kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat mengangkut rombongan wartawan peliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepastian ini didapatkan setelah hasil tes DNA menyatakan korban identik dengan pihak keluarga.
Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, saat mengunjungi rumah duka untuk bertakziah sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan pada Rabu, 23 September 2026.
“Berdasarkan hasil tes DNA, jenazah yang ditemukan di Pantai Enggano, Bengkulu, itu identik dan dipastikan itu adalah jenazah Pak Surakman,” ujar Andra Soni.
Dalam kunjungan tersebut, Andra Soni mendoakan agar almarhum diterima di sisi-Nya dalam keadaan husnul khotimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten juga berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan membantu seluruh proses pemulangan jenazah dari Bengkulu hingga sampai ke rumah duka.
Sebelumnya, Surakman dilaporkan hilang bersama kru dan rombongan wartawan setelah kapal Arupadhatu 1 yang mereka tumpangi kehilangan kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau saat menjalankan tugas jurnalistik.
Penemuan jasad di wilayah Bengkulu yang berjarak cukup jauh dari lokasi awal hilang kontak ini sempat menjadi teka-teki sebelum akhirnya diidentifikasi secara medis melalui pencocokan genetika. (Abo)

