Exposebanten.com | TANGERANG — Kepala SDN Sidoko 1, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Edi Cahyadinata, memandang bahwa anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar.
“Saya mengingatkan Kepada guru, pentingnya masa transisi belajar secara psikologis, bahwa anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar. Kesadaran ini harus menjadi motivasi para guru, sebelum siswa benar-benar siap memasuki rutinitas sekolah,” ungkap Edi, sambil memantau kesiapan ruangan kelas, Jumat (27/03/2026).
Menurut Edi, mudik bukanlah sekadar perpindahan fisik, melainkan ritual penguatan kohesi sosial dan akar identitas budaya.
“Anak-anak baru saja menyerap nilai-nilai tradisi, kekerabatan, dan kearifan lokal langsung dari sumbernya. Kekayaan pengalaman empiris ini sangat baik untuk digali menjadi potensi awal pembelajaran, idealnya diakomodasi oleh para guru sebagai bagian dari interaksi di kelas, sehingga anak merasa pengalaman sosialnya dihargai dan relevan dengan lingkungan sekolahnya,” ucap Edi.
Edi sudah meminta kepada guru, agar tidak langsung membebani siswa dengan intensitas materi yang berat.
“Bercerita mengenai pengalaman mudik di kampung halaman dapat menjadi instrumen transisi yang efektif, sehingga anak-anak bisa masuk kembali ke dunia belajarnya tanpa tekanan,” ucap Edi. (*)
