Exsposebanten.com | TANGERANG — Komitmen Pemkab Tangerang mengatasi sampah semakin nyata dan terukur.

Tidak hanya sebatas wacana, langkah konkret pengelolaan sampah modern melalui skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yang merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo.
Bupati Tangerang, H. Moch. Maesyal Rasyid memaparkan, dari sisi anggaran, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan dukungan pembiayaan secara bertahap, sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan proyek strategis ini berjalan.
Kata Maesyal, pengalokasian anggaran tersebut diarahkan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga untuk mendukung operasional, penguatan kelembagaan, serta keberlanjutan sistem pengelolaan sampah berbasis energi.
Dalam aspek kesiapan teknis, Pemkab Tangerang menyiapkan lahan sekitar enam hektar, di kawasan TPA Jatiwaringin sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL.
“Lahan ini dinilai strategis dan memenuhi berbagai aspek teknis, baik dari sisi aksesibilitas, kapasitas tampung, maupun integrasi dengan sistem pengelolaan sampah eksisting,” ucap Maesyal, dalam keterangan rilisnya, kemarin.
Tidak kalah penting, upaya sosialisasi kepada masyarakat juga telah dilakukan secara masif di tiga kecamatan, sebagai bagian dari pendekatan partisipatif.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun pemahaman publik, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta mendorong dukungan masyarakat terhadap implementasi teknologi PSEL.
Menurut Maesyal, progres dari rangkaian tersebut, pelaksanaan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang hari ini dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten. Momentum ini menjadi tonggak penting kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi PSEL, termasuk di Kabupaten Tangerang.
Dengan langkah yang terencana, dukungan anggaran, kesiapan lahan, serta keterlibatan masyarakat, Maesyal menunjukkan transformasi pengelolaan sampah menjadi energi bukan lagi sekadar rencana, melainkan sebuah gerakan nyata menuju Kabupaten Tangerang yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya energi. (*)
