Exposebanten.com | TANGERANG – Mengawali hari kerja pertama pasca-libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar apel perdana sekaligus halal bihalal di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Rabu (25/3/2026).
Dalam momentum tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan instruksi strategis terkait efisiensi kerja di tengah dinamika ekonomi global.
Bupati Maesyal meminta Sekretaris Daerah dan BKPSDM untuk segera merumuskan kebijakan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) minimal sebesar 50 persen bagi pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan stabilitas ekonomi dan energi dunia yang mulai berdampak pada skala nasional maupun daerah.
“Menyikapi kondisi global, kita harus melakukan langkah-langkah efisiensi sesuai arahan pemerintah pusat. Namun, untuk perangkat daerah yang melayani masyarakat secara langsung seperti Kecamatan, Kelurahan, Disdukcapil, hingga Bapenda, kehadiran tetap diprioritaskan antara 75 hingga 100 persen,” tegas Bupati.
Sementara itu, unit kerja lapangan seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup tetap diinstruksikan bertugas penuh 100 persen guna memastikan ketertiban dan kenyamanan wilayah tetap terjaga.
Di hadapan Wakil Bupati, Sekda, dan jajaran kepala OPD, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas capaian positif indikator pembangunan daerah.
Hingga Maret 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang menunjukkan tren impresif di angka 5,67 persen, naik dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran 5 persen.
Peningkatan juga terlihat pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta membaiknya angka Ratio Gini menjadi 0,26.
“Capaian ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran. Saya berharap momentum Idulfitri ini memperkuat integritas kita sebagai pelayan masyarakat yang ikhlas dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menutup amanatnya, Bupati mengingatkan seluruh pegawai untuk tetap responsif memasuki triwulan II tahun 2026.
Ia menekankan pentingnya kesiapan evaluasi program, termasuk kemungkinan refocusing anggaran apabila gejolak ekonomi global memberikan dampak signifikan terhadap keuangan daerah.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi bersalam-salaman sebagai simbol kebersamaan dan permohonan maaf antara pimpinan dan seluruh staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. ***
