Exposebanten.com | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membidik kunjungan 6.000 wisatawan pada perayaan tradisi Seba Baduy tahun 2026. Target ambisius yang mencakup pelancong lokal hingga mancanegara ini diharapkan menjadi motor penggerak sektor pariwisata sekaligus ekonomi kreatif di Bumi Multatuli.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Yosep Muhammad Holis, menyatakan optimismenya bahwa angka tersebut dapat tercapai melalui serangkaian strategi promosi yang masif.
“Target 6.000 wisatawan ini realistis dengan berbagai upaya promosi yang kami lakukan. Kami juga menggandeng komunitas wisata dari berbagai daerah dan memaksimalkan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas,” ujar Yosep di Rangkasbitung, Senin (20/4/2026).
Tahun ini, perayaan Seba Baduy dipastikan tampil lebih semarak. Selain ritual adat yang sakral, pemerintah daerah telah menyiapkan agenda pendukung seperti Kemah Baduy dan pameran produk UMKM lokal. Acara ini bahkan dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Meski target wisatawan meningkat, prosesi adat tahun ini masuk dalam kategori Seba Kecil. Kepala Desa Kanekes sekaligus perwakilan masyarakat adat Baduy, Jaro Oom, mengungkapkan bahwa sekitar 1.500 warga Baduy akan turun gunung untuk melaksanakan ritual tahunan ini.
“Pada Seba Baduy tahun ini, masyarakat yang terlibat sekitar 1.500 orang karena ini merupakan Seba Kecil. Meski begitu, kami melihat partisipasi dari kalangan anak muda dan anak-anak tetap tinggi,” kata Jaro Oom.
Melalui kolaborasi antara tradisi yang dijaga ketat oleh masyarakat adat dan dukungan promosi modern dari pemerintah, Seba Baduy 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga edukasi berharga bagi wisatawan tentang harmoni alam dan manusia. ***
