Exposebanten.com | INDRAMAYU — Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kilang Pertamina Balongan, Indramayu, pada Kamis (17/9/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pembangunan jalur pipa gas ruas Batang-Cirebon Kandanghaur Timur oleh PT Pertamina Gas sekaligus meninjau kondisi operasional kilang.
Dalam sesi diskusi, Executive General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menjelaskan bahwa kilang saat ini beroperasi optimal dengan kapasitas 150 ribu barel per hari guna memenuhi pasokan energi di DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Bagian Barat, dan Banten.
Selain itu, Kilang Balongan terus mengoptimalkan penggunaan gas alam sebagai bagian dari program dekarbonisasi untuk mendukung visi Net Zero Emission (NZE) 2060.
Tim Komisi XII DPR RI yang didampingi Komite BPH Migas Bambang Hermanto juga berkesempatan meninjau langsung Control Room dan ruang laboratorium kilang.
Para anggota dewan, termasuk H. Rokhmat Ardiyan dan Muhamad Rohid, mengapresiasi dedikasi para perwira Pertamina yang menjaga keandalan kilang beroperasi 24 jam penuh serta memastikan pengujian mutu produk menggunakan standar internasional.
Menanggapi hasil peninjauan tersebut, H. Rokhmat Ardiyan menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kualitas bahan bakar karena seluruh produk BBM seperti Pertamax, Pertalite, hingga produk aviasi telah melalui uji laboratorium ketat dan mengantongi Certificate of Quality (CoQ).
Melalui berbagai inovasi ini, Kilang Balongan berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian swasembada energi nasional.
(Tuti Ragil/Red)

