Exposebanten.com — Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini akan resmi dimulai pada 11 Juni mendatang.
Sebanyak 48 timnas dari seluruh penjuru dunia telah menyiapkan amunisi terbaiknya untuk memperebutkan trofi paling bergengsi ini.
Di tengah antusiasme turnamen yang memuncak, proyeksi dari Klement memicu perdebatan sengit.
Bukan datang dari kalangan legenda sepak bola atau superkomputer FIFA, tebakan ini lahir dari seorang analis strategi keuangan dan ekonom.
Nama Klement mendadak kembali jadi sorotan. Tren positif dia dimulai ketika sukses memprediksi Jerman sebagai kampiun Piala Dunia 2014.
Empat tahun kemudian, Klement meramal Prancis berjaya dan ternyata tepat. Hal serupa terjadi ketika Argentina merajai Piala Dunia 2022.
Meski punya nama besar di sepak bola Eropa, Belanda belum pernah menjuarai Piala Dunia.
Tim Oranje juga menyandang label “raksasa tanpa mahkota” karena belum pernah memenangkan Piala Dunia, meski sudah tiga kali mencapai final.
Prestasi mereka mentok menjadi runner-up sebanyak tiga kali. Belanda merasakan kalah dalam laga final pada 1974, 1978, dan 2010.
Piala Dunia 2026 menyuguhkan kesempatan baru bagi Belanda untuk mendapatkan mahkota.
Klement memprediksi Belanda sebagai kampiun Piala Dunia 2026. Tim asuhan Ronald Koeman diprediksi menghadapi Prancis di perempat final, lalu menyingkirkan Spanyol di semifinal sebelum akhirnya mengalahkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo di partai Final.
Laga Final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di New York pada 19 Juli mendatang.
Berdasarkan informasi yang didapat, cara prediksi Klement adalah menggabungkan variabel ekonomi, demografi, iklim, dan olahraga.
Metode tersebut mempertimbangkan PDB per kapita, populasi, tradisi sepak bola negara, suhu rata-rata, status tuan rumah, dan peringkat FIFA.
Kemudian ditambahkan pula unsur yang memiliki bobot jauh lebih besar, yakni keberuntungan.
Apakah prediksi Klement menjadi kenyataan. Jika prediksi ini menjadi kenyataan, Belanda akan resmi melepaskan label “raksasa tanpa mahkota” yang selama ini melekat pada mereka. ***

