Exposebanten.com – Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Inggris bukan sekadar duel pelipur lara.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB ini bakal menjadi panggung sejarah bagi dua striker top dunia, Kylian Mbappe dan Harry Kane, yang berebut rekor abadi Sepatu Emas (Golden Boot).
Siapa pun yang keluar sebagai pencetak gol terbanyak di akhir turnamen akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan dua gelar Sepatu Emas sejak Piala Dunia pertama kali bergulir pada tahun 1930.
Seperti diketahui, Harry Kane merupakan pemilik Sepatu Emas Piala Dunia 2018 dengan torehan 6 gol.
Sementara Kylian Mbappe merebut gelar tersebut pada edisi 2022 lewat koleksi 8 gol.
Kini, keduanya berpeluang mengukir tinta emas yang belum pernah dilakukan oleh legenda sepak bola mana pun.
Di atas kertas, Kylian Mbappe berada di posisi yang jauh lebih diuntungkan. Kapten Timnas Prancis ini sudah mengemas 8 gol di sepanjang turnamen.
Mbappe hanya butuh tambahan satu gol lagi untuk mengunci gelar, dengan catatan sang rival utama, Lionel Messi, gagal mencetak gol di partai final.
Sebaliknya, misi mustahil harus dihadapi Harry Kane. Kapten Timnas Inggris yang baru mengoleksi 6 gol ini wajib mencetak hattrick (3 gol) ke gawang Prancis.
Tugas Kane kian berat karena ia juga harus berdoa agar Mbappe mandul di laga ini dan Messi tidak menambah pundi-pundi golnya di laga puncak.
Meski Mbappe dan Kane mengejar sejarah, banyak pihak justru memprediksi Sepatu Emas Piala Dunia 2026 akan jatuh ke tangan Lionel Messi.
Megabintang berusia 39 tahun tersebut sedang dalam performa puncak dan sangat berambisi memenangkan Sepatu Emas pertamanya setelah hanya menjadi runner-up di bawah Mbappe pada edisi 2022 lalu.
Jika mampu tampil menggila di final, Messi tidak hanya menjegal Mbappe dan Kane, tetapi juga berpeluang menyamai rekor langka milik legenda Italia, Salvatore Schillaci (1982), sebagai pemain yang sukses mengawinkan gelar Sepatu Emas (Top Skorer) dan Bola Emas (Pemain Terbaik) dalam satu edisi Piala Dunia.
Sebelum Schillaci, legenda Argentina Mario Kempes juga pernah melakukan hal serupa pada edisi 1978, meski saat itu penghargaan Sepatu Emas belum diperkenalkan secara resmi oleh FIFA. (Abo)

