Exposebanten.com | TANGERANG – Gelombang dukungan terhadap pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SATGAS PPMI) yang dibentuk oleh DPD BPPKB Banten Provinsi Banten terus menguat dari berbagai elemen organisasi dan masyarakat di Provinsi Banten.
Dukungan kali ini datang dari jajaran pimpinan DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang, yakni H. Hamdan, S.H. selaku Ketua DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang dan M. Rohman selaku Sekretaris DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang.

Keduanya menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah strategis yang dilakukan DPD BPPKB Banten Provinsi Banten dalam membentuk SATGAS PPMI sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap nasib dan perlindungan para pekerja migran Indonesia, khususnya masyarakat Banten yang bekerja di luar negeri.
Menurut H. Hamdan, S.H, keberadaan SATGAS PPMI sangat penting di tengah meningkatnya persoalan pekerja migran non-prosedural yang kerap menjadi korban penipuan, eksploitasi, perdagangan orang, hingga kehilangan hak-haknya sebagai tenaga kerja.
“Pembentukan SATGAS PPMI ini merupakan langkah luar biasa dan sangat tepat. Kami melihat masih banyak masyarakat yang kurang memahami prosedur resmi keberangkatan kerja ke luar negeri sehingga rentan menjadi korban oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami dari DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang menyatakan siap mendukung penuh keberadaan SATGAS PPMI,” tegas H. Hamdan, S.H, Sabtu (23/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir membantu masyarakat dalam memberikan edukasi dan pendampingan, terutama bagi calon pekerja migran Indonesia yang membutuhkan informasi dan perlindungan hukum.
“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi. Jangan sampai ada lagi warga yang berangkat secara ilegal tanpa kejelasan pekerjaan dan jaminan keselamatan. SATGAS PPMI harus menjadi garda terdepan dalam pengawasan, sosialisasi, dan pendampingan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, M. Rohman selaku Sekretaris DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang menilai pembentukan SATGAS PPMI merupakan bentuk sinergi positif antara organisasi masyarakat dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia.
Menurutnya, pekerja migran Indonesia adalah aset bangsa dan pahlawan devisa negara yang harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak, termasuk organisasi sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat mendukung langkah DPD BPPKB Banten Prov. Banten dalam membentuk SATGAS PPMI. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang ingin mencari penghidupan lebih baik di luar negeri. Mereka harus mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan edukasi yang benar sebelum berangkat,” ujar M. Rohman.
Ia juga berharap SATGAS PPMI nantinya dapat aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya proses pemberangkatan resmi serta bahaya penempatan tenaga kerja ilegal.
“Banyak masyarakat yang tergiur iming-iming pekerjaan dengan proses cepat tanpa memahami risiko yang akan dihadapi. Di sinilah pentingnya edukasi dan pengawasan. Kami berharap SATGAS PPMI mampu menjadi wadah pengaduan dan pendampingan bagi masyarakat agar mereka tidak menjadi korban perdagangan orang atau eksploitasi tenaga kerja,” tambahnya.
Pembentukan SATGAS PPMI oleh DPD BPPKB Banten Provinsi Banten sendiri dinilai sebagai langkah progresif dan bentuk kontribusi nyata organisasi dalam membantu pemerintah menciptakan sistem perlindungan pekerja migran yang lebih aman, manusiawi, dan berkeadilan.
Selain fokus pada edukasi dan pencegahan, SATGAS PPMI juga diharapkan dapat menjalin koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga perlindungan pekerja migran, serta berbagai stakeholder terkait guna memperkuat pengawasan terhadap praktik perekrutan tenaga kerja ilegal.
Dukungan dari Ketua dan Sekretaris DPC BPPKB Banten Kabupaten Tangerang tersebut semakin memperkuat semangat solidaritas internal organisasi dalam mengawal program-program sosial kemasyarakatan yang berpihak kepada rakyat.
Dengan terbentuknya SATGAS PPMI, masyarakat berharap akan hadir sebuah gerakan nyata yang mampu memberikan rasa aman, perlindungan dan pendampingan bagi para pekerja migran Indonesia sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa BPPKB Banten terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat sebagai organisasi yang aktif, peduli, dan berperan dalam menjaga kepentingan rakyat, khususnya dalam isu perlindungan pekerja migran Indonesia yang selama ini menjadi perhatian nasional. ***
