Kepala BPBD Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra (Foto: ist)
Exposebanten.com | CILEGON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Banten memastikan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak tetap berjalan aman dan lancar meskipun terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Berdasarkan pantauan terkini, arus lalu lintas kapal yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera tersebut sama sekali tidak terganggu dan beroperasi secara normal.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menegaskan bahwa kondisi Pelabuhan Merak menuju Bakauheni hingga saat ini masih terpantau kondusif.
“Untuk penyeberangan yang ada di Kota Cilegon yaitu di Pelabuhan Merak ini kami pantau masih aman dan aktivitas penyeberangan dari Merak ke Bakauheni masih berjalan dengan lancar,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (6/9).
Selain area pelabuhan, aktivitas masyarakat di seluruh wilayah Kota Cilegon juga dilaporkan berjalan normal tanpa ada gangguan berarti.
Minimnya dampak erupsi di Kota Cilegon disebabkan oleh faktor cuaca dan letak geografis.
Berdasarkan pantauan BPBD, arah angin saat ini bertiup ke barat daya, bukan ke arah timur, sehingga tidak membawa abu vulkanik secara langsung ke pemukiman padat penduduk.
Selain itu, jarak yang relatif jauh dari Gunung Anak Krakatau membuat dampak yang dirasakan warga Cilegon jauh lebih kecil dibandingkan dengan daerah lain.
Hingga kini, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan. Dampak yang muncul hanya berupa sebaran debu vulkanik tipis di beberapa teras rumah warga dengan kategori tidak parah.
Meski situasi aman, BPBD Kota Cilegon tetap mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya kesehatan.
BPBD telah membagikan masker gratis kepada masyarakat dan berkoordinasi intensif dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan sektor industri di Cilegon, untuk memastikan kesiapsiagaan penuh.
Pihak BPBD juga mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
Jika terpaksa harus keluar, masyarakat khususnya pengguna sepeda motor diminta tetap waspada dan selalu menggunakan masker serta penutup kepala guna melindungi diri dari paparan debu sisa erupsi. (*)

