Exposebanten.com | SERANG – Kepemimpinan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten resmi berganti. Sofwan Kurnia kini resmi menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten setelah dikukuhkan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Thomas A.M. Djiwandono, pada Sabtu (5/9/2026).
Sofwan menggantikan Ameriza M. Moesa yang telah menyelesaikan masa baktinya sejak Februari 2024 hingga Juni 2026.
Estafet kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi BI dan Pemerintah Provinsi Banten untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah di atas rata-rata nasional.
Banten saat ini menjadi salah satu primadona ekonomi nasional. Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,29% secara tahunan (yoy) pada Triwulan II 2026.
Luar biasanya, Banten berhasil mencatatkan performa yang lebih tinggi, yaitu tumbuh sebesar 5,49%. Keunggulan ini ditopang oleh basis industri yang kuat, investasi yang terus berkembang, serta posisi geografis strategis sebagai jembatan penghubung pulau Jawa dan Sumatera.
Deputi Gubernur BI, Thomas A.M. Djiwandono, menegaskan bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah, sehingga sinergi menjadi kata kunci utama.
Ia berpesan agar Sofwan Kurnia segera memperkuat peran BI sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan memberikan rekomendasi kebijakan yang responsif agar Banten bisa menjadi pusat industri dan pertumbuhan ekonomi baru.
Gayung bersambut, Penjabat Gubernur Banten menyatakan komitmen penuhnya untuk berkolaborasi.
Pemerintah Provinsi Banten membuka ruang seluas-luasnya agar hubungan dengan BI tidak sekadar menjadi formalitas antarlembaga, melainkan melebur menjadi satu tim yang solid.
Sinergi kuat ini diarahkan untuk mendukung visi besar pembangunan daerah, mulai dari percepatan infrastruktur dan Proyek Strategis Nasional (PSN), fasilitasi investasi, penguatan akses pasar bagi UMKM, hingga transformasi digital, guna memastikan setiap peluang ekonomi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Banten. ***

