Exposebanten.com | BANDUNG — PAS Band memutuskan untuk tetap profesional melanjutkan jadwal panggung terdekat mereka di acara Alunan Musik Experience di Lombok menggunakan additional bassist (bassis tambahan).
Langkah ini diambil setelah band alternative rock asal Bandung tersebut kehilangan bassis utama mereka, Bambang Sutrisno alias Trisno, yang wafat pada 1 Agustus 2026 akibat gagal ginjal dan komplikasi.
Hingga saat ini, grup musik legendaris tersebut menegaskan belum mencari pengganti tetap untuk mengisi posisi yang ditinggalkan mendiang Trisno.
“Kami belum memutuskan pengganti tetap hingga saat ini, sementara kita pakai additional player,” ujar drummer PAS Band, Sandy, dalam sesi wawancara di beberapa tayangan podcast baru-baru ini.
Sandy menjelaskan bahwa konser di Lombok mendatang seharusnya menjadi momen tampil bersama almarhum Trisno.
Meski awan duka masih menyelimuti seluruh personel, PAS Band berkomitmen untuk tetap memberikan penampilan terbaik demi para penggemar.
“Kami memang masih berduka. Acara di Lombok harusnya ada almarhum, namun takdir berkata lain dan band tetap profesional. Kami akan tampil dengan bantuan pemain bas tambahan di acara tersebut,” tambah Sandy.
Kepergian Trisno di usia 56 tahun menjadi pukulan telak bagi industri musik tanah air, khususnya bagi PAS Band.
Sandy, yang juga orang pertama yang mengabarkan berita duka ini ke media sosial, mengaku sangat kehilangan sosok sang sahabat.
Bagi band, Trisno bukan sekadar pemain bas, melainkan motor kreatif yang melahirkan karya-karya hit sekaligus pembentuk karakter musik PAS Band selama ini.
Meski harus melangkah tanpa salah satu pilar utamanya, para fans tidak perlu khawatir. PAS Band memastikan diri akan tetap eksis, berkarya, dan terus menghibur blantika musik Indonesia ke depan. (Abo)
