Exposebanten.com | TANGERANG – Guna membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan religius, SD Negeri Tobat 03 Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang menerapkan program pembiasaan sholat dhuha dan mengaji bersama setiap hari Jum’at.
Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa dan guru beragama Islam sebelum memulai aktivitas belajar mengajar di kelas.
Kepala Sekolah SD Negeri Tobat 03, Wiwi Susanti, S.Pd.SD., menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membentengi moral anak-anak sejak usia dini.
“Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Di tengah tantangan era digital, benteng iman adalah hal utama,” ujar Wiwi kepada Exposebanten.com saat ditemui di Sekolah Jumat (31/7/2026).
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 06.45 WIB. Seluruh siswa langsung menuju ke halaman sekolah dengan membawa perlengkapan sholat dan kitab suci Al-Qur’an atau Iqra.
Pembiasaan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha secara berjamaah yang diimami oleh salah satu guru secara bergantian.
Setelah selesai sholat dan membaca doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an.
Siswa kelas 4, 5, dan 6 membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara tartil. Sementara itu, siswa kelas 1, 2, dan 3 fokus pada kelancaran membaca jilid Iqra yang dibimbing langsung oleh wali kelas masing-masing.
Program yang telah berjalan sudah lama ini, pada Jumat (31/7) pagi ini pelaksanaan hari pertama ajaran tahun 2026-2027 ini mendapat respons yang sangat positif dari para orang tua murid.
Salah satu perwakilan wali murid mengaku melihat perubahan visual yang signifikan pada perilaku anaknya di rumah.
“Anak saya sekarang menjadi lebih disiplin. Tanpa perlu dipaksa, dia sudah mulai terbiasa menjaga sholat lima waktu dan suka mengaji sendiri di rumah setelah magrib,” ungkap wali murid yang enggan dikutip namanya.
Pihak sekolah berharap pembiasaan positif ini tidak hanya menjadi rutinitas formal di sekolah, melainkan menjadi gaya hidup yang terus melekat pada diri siswa hingga mereka tumbuh dewasa kelak. (Abo)

