Foto: H. Moch Soleh, Ketum FBB
Exposebanten.com | TANGERANG – Ormas Frent Banten Bersatu (FBB) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Provinsi Banten untuk menindak tegas para pejabat yang memanipulasi kebijakan demi keuntungan pribadi.
Ketua Umum (Ketum) FBB, H. Moch Soleh, MA, menyatakan bahwa tindakan para pejabat yang merugikan keuangan negara merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.
“Demi mengusut dugaan penyelewengan ini, FBB dalam waktu dekat akan melayangkan surat audiensi sekaligus laporan resmi ke penegak hukum, baik di tingkat daerah maupun pusat, ” ujar Ketum FBB dalam pernyataannya, pada Senin (27/7/2026).
Ia juga menyampaikan, tuntutan keras ini didasari oleh mandeknya beberapa isu dugaan korupsi di wilayah Banten. Salah satu kasus yang disorot tajam oleh FBB adalah polemik operasional armada transportasi perkotaan “Si Benteng” di Kota Tangerang.
Menurut H.Moch Soleh, rumor mengenai adanya penyelewengan anggaran pada proyek tersebut sudah lama bergaung di tengah masyarakat, namun hingga kini belum ada kejelasan status hukum maupun penetapan tersangka dari pihak berwenang.
Moch Soleh mengingatkan kembali komitmen Presiden dan Wakil Presiden bahwa pejabat digaji menggunakan uang rakyat untuk melayani, bukan untuk menakut-nakuti atau mengelabui masyarakat.
Ia menilai, saat ini banyak oknum pejabat yang pandai bersandiwara dan membangun citra positif di media atau yang ia sebut dengan istilah “genjet” untuk menutupi keburukan tata kelola anggaran.
Oleh karena itu, FBB menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas agar tidak ada lagi pejabat di Banten yang kebal hukum. (Abo)

