Kepulan asap tebal di TPA Jatiwaringin
Exposebanten.com | TANGERANG – Dampak kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kecamatan Mauk masih berlangsung, biarpun kobaran api sudah mulai tidak terlihat kepulan asap tebal yang mengancam kesehatan menjadi perhatian semua.
Atas kejadian tersebut, ratusan warga RT 014 Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang meninggal rumah untuk mengungsi ke Kantor Desa Tanjakan Mekar sudah empat hari terhitung mulai insiden kebakaran pada Selasa (30/6) lalu.
Menurut kesaksian warga setempat bernama Raul, sudah empat hari lamanya mereka bertahan di pengungsian Kantor Desa Tanjakan Mekar.
“Warga diselimuti kepanikan luar biasa saat menyelamatkan diri. Hal ini dipicu oleh kondisi kepulan asap tebal yang bisa mengakibatkan ganguan pernapasan, “ujar Raul, Jumat (3/7/2026).
Bencana ini telah menjadi pusat perhatian penuh Pemerintah Daerah. Bupati Tangerang dilaporkan turun langsung ke lokasi setiap hari untuk memimpin dan memantau proses pemadaman secara intensif.
Selain memastikan pemadaman berjalan maksimal hingga api benar-benar padam, Bupati juga rutin mengunjungi para pengungsi di Kantor Desa guna memastikan pasokan logistik dan kebutuhan warga terpenuhi dengan baik.
“Alhamdulillah setiap hari orang nomor satu di Kabupaten Tangerang datang ke tempat pengungsian melihat kondisi kesehatan warganya, “pungkas Raul.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus bergerak melakukan penanganan darurat di lokasi pengungsian, mulai dari pembagian masker, pembukaan layanan kesehatan.
Di sisi lain, sebagai upaya spiritual menghadapi musibah ini, Pemerintah Kecamatan Rajeg bersama sekitar 50 jemaah menggelar ibadah Salat Istisqo dan doa tolak bala.
Warga dan jajaran pemerintah berharap lewat doa bersama ini, wilayah mereka segera diturunkan hujan dan dijauhkan dari segala marabahaya serta dampak buruk kebakaran. (Abo)

