Drs. H. Achmad Taufik, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang
Exposebanten.com | TANGERANG – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (30/6/2026) siang hingga malam, yang memaksa puluhan warga mengungsi akibat kepulan asap tebal.
Area yang terbakar diperkirakan mencapai 4 hingga 5 hektar, dan proses pemadaman masih terus berlangsung ketat guna mencegah api meluas ke permukiman warga sekitar.

Hingga Selasa malam pukul 21.17 WIB, petugas gabungan masih berjuang menjinakkan si jago merah.
Guna menghindari dampak buruk asap terhadap kesehatan, warga dari Desa Tanjakan Mekar RT 14, yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak, telah dievakuasi dan mengungsi ke Kantor Desa setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Drs. H. Achmad Taufik, mengungkapkan bahwa petugas di lapangan menghadapi tantangan besar dalam memadamkan api. Ketinggian gunungan sampah dan pekatnya asap menjadi pembatas utama ruang gerak tim damkar.
“Kesulitan kami terutama karena ketinggian timbunan sampah yang menyebabkan kesulitan memadamkan api di bagian paling atas. Kedua, ketebalan asap yang tebal sehingga petugas kesulitan memadamkan titik api,” ujar Taufik kepada Wartawan.
Meskipun kobaran api di permukaan luar mulai mengecil, bara api di bagian dalam tumpukan sampah masih aktif memicu keluarnya asap tebal.
Situasi ini memaksa para petugas mengenakan kostum anti-panas dan masker secara bergantian demi menghindari kelelahan akut serta paparan gas beracun.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta 35 hingga 40 personel telah dikerahkan ke lokasi sejak awal kejadian pukul 12.00 WIB.
Demi mempercepat proses lokalisir titik api, BPBD Kabupaten Tangerang kini telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meminta bantuan pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing.
“Kami sudah antisipasi pengiriman penyiraman di sekitar titik api sehingga untuk meluas Insya Allah tidak sampai,” tambah Taufik memastikan perimeter aman bagi warga.
Hingga saat ini, beruntung tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun personel lapangan yang mengalami cedera atau kelelahan berat.
BPBD terus menyiagakan logistik asupan air bersih dan memastikan seluruh perlengkapan keselamatan petugas terpenuhi secara berkala di lokasi.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada terhadap arah pergerakan asap. (Abo)

