Bambang Bahtiar (Bengbeng) ketua DPAC PKB Kecamatan Balaraja
Exposebanten.com | TANGERANG – Dinamika pemilihan nakhoda baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang memanas.
Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Jumat (10/4), muncul desakan kuat agar kepemimpinan partai ke depan diserahkan kepada figur putra daerah demi membawa semangat perubahan.
Munculnya sejumlah nama baru di luar petahana (incumbent) Nurcholis menandai babak baru persaingan kursi ketua. Nama-nama tersebut mencuat berdasarkan usulan dari berbagai Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) yang menginginkan penyegaran struktur organisasi.
Kekecewaan di Tingkat Akar Rumput
Ketua DPAC PKB Kecamatan Balaraja, Bambang Bahtiar yang akrab disapa Bengbeng menyuarakan kegelisahan pengurus tingkat bawah.
Ia menilai, pasca-perhelatan Pilkada 2024, perhatian terhadap pengurus PAC sangat minim dan cenderung terlupakan.
“Harapannya jelas, Ketua DPC mendatang haruslah putra daerah. Kami menginginkan perubahan karena selama kurun waktu pasca-Pilkada 2024, PAC seolah dilupakan. Perhatian terhadap struktur di bawah sangat minim sekali dan ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Bengbeng, Sabtu (11/4/2026).
Alasan Strategis Figur Lokal
Bengbeng menekankan bahwa sebagai partai yang telah bertransformasi menjadi kekuatan nasional yang inklusif, PKB di Kabupaten Tangerang membutuhkan figur lokal yang kuat, baik di jajaran struktural DPC maupun di kursi legislatif (DPRD).
Menurut Bengben, lima alasan krusial mengapa putra daerah dianggap sebagai solusi ideal:
- Kedekatan emosional dan geografis dengan konstituen.
- Penguasaan teritorial yang mendalam.
- Responsif terhadap kebutuhan lokal.
- Soliditas internal yang lebih terjaga.
- Kehadiran nyata, bukan sekadar ada saat momentum politik.
“Kami butuh sosok yang paham kebutuhan daerah ini. Putra daerah adalah solusi agar PKB Kabupaten Tangerang kembali berjaya dan benar-benar hadir untuk rakyatnya,” pungkas Bengbeng. (Abo)
