Ilustrasi cuaca panas
Exposebanten.com | TANGERANG – Cuaca panas ekstrem tengah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang yang terasa sangat panas dan gerah. Bahkan, mandi berkali-kali pun seringkali tidak cukup meredakan rasa gerah yang menyengat, terutama saat siang hari, Jumat (20/3/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa kondisi ini bukanlah perasaan semata, melainkan fenomena ilmiah kombinasi faktor astronomi dan meteorologi yang memuncak pada 21 hingga 23 Maret 2026.
“Lagi ngerasa nggak sih kalau akhir-akhir ini cuaca lagi ‘ngajak berantem’? Mandi berkali-kali pun tetap kerasa gerah,” tulis BMKG dalam unggahannya di Instagram.
Faktor utama di balik panas ekstrem ini adalah fenomena Gerak Semu Tahunan Matahari.
Dalam pergerakannya, matahari seolah bergerak dari belahan bumi selatan menuju utara.
Pada periode 21-23 Maret, matahari berada tepat di atas garis ekuator atau khatulistiwa, di mana wilayah Indonesia berada.
“Akibatnya, intensitas radiasi yang diterima permukaan bumi menjadi maksimal. Posisi matahari tepat di atas kepala inilah yang membuat suhu udara terasa sangat panas dari biasanya,” jelas BMKG dalam keterangannya.
Selain faktor astronomi, BMKG menyebut kondisi panas gerah ini diperparah oleh beberapa faktor meteorologi, yaitu:
Minimnya Tutupan Awan: Langit yang cerah membuat sinar matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa banyak hambatan.
Peralihan Musim: Saat ini Indonesia sedang dalam fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, yang ditandai dengan suhu meningkat signifikan.
BMKG menegaskan bahwa fenomena ini merupakan siklus tahunan yang normal dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
Namun, masyarakat tetap diminta waspada dan menjaga kondisi tubuh agar tidak terdampak cuaca ekstrem.
Guna tetap nyaman dan sehat di tengah cuaca panas ini, BMKG membagikan sejumlah tips:
- Perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi.
- Lindungi kulit dari paparan sinar UV (menggunakan sunblock atau topi).
- Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat.
- Batasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari. (Abo)
