Band Slank saat bawakan lagu Republik Fufu Fafa (Foto istimewa)
ExposeBanten.com – Band legendaris tanah air Slank merilis singel baru berjudul Republik Fufu Fafa, lagu tersebut jadi perbincangan publik di media sosial Tiktok dan Instagram.
Aksi karya Slank kali ini menjadi buah bibir ada pro dan kontra di ruang publik. Beragam argumen panas bermunculan di media sosial.
Kaka Slank dalam membawakan lagu ini terdengar satir, dan tanpa basa-basi dalam menyentil realitas sosial-politik. Lirik tajam sarat dengan pesan akan kondisi tanah air sat ini.
Video klip “REPUBLIK FUFU FAFA” diunggah di kanal youtube resmi Slank pada 28 Desember 2025 dan menua banyak komentar.
“Ini baru Slank yang aku kenal, yang nggak berpihak kepada penguasa. Semoga tetap begini,” tulis @eenfatimah7804,
Dalam video klipnya semua personil SLANK tampil dengan riasan ala JOKER, Video ini disutradarai Riandhani Yudha Pamungkas, dengan visual penuh simbol yang mempertegas kritik dan satire dalam lagu.
Bimbim dan kawan-kawan seolah memberi pesan bahwa SLANK masih ada dan belum habis, mereka masih sebuah band Rock dengan lirik – lirik tajam.
Dalam lagu ini mereka seakan tidak perduli soal keberpihakan atau ketidakberpihakan, tapi yang pasti mereka masih menjadi bahan debat di semua kalangan masyarakat.
Salah satunya, Akun Tiktok milik @hoedhood7 memposting video dengan kritik keras,” mana syairnya?? Band Slank merilis lagu baru ‘Republik Fufu Fafa, Anj**g yang setia selama 10 tahun membela dan memuja tua nya, tidak di beri tulang lagi akhirnya menggonggong tuanya,” ketiknya di postingan Tiktok.
@hoehood7 juga menulis pesan ingatan jejak digital tersimpan rapih, Ia seakan-akan berpesan kepada pubik untuk mengingatkan
Dalam video yang di posting Tiktok @hoedhood7, seakan-akan lagu di bales lagu,” Slank bernyanyi lagi, gitar tua bersuara Republik Fufu Fafa menggema di udara, nada-nada keras dari jalanan kota cerita lama yang kini terbuka,” lirik lagu dalam video.
“Menyukai karyanya tidak harus mencaci latar belakangnya, meski sempat bergelut dalam dunia politik, secara kepribadian Slank tetap Slank bukan Wali ataupun ST12,” komentar FERDY dalam Tiktok.
“Saya penggemar sejati Slank, setelah Slank bikin lagu ini, saya mulai kurang suka ke Slank sekarang, kayanya Slank sudah terima amplop dari partai politik,” Komertar Hamba Allah dalam Tiktok. (AboSopian)
