Exposebanten.com | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Tangerang untuk memaknai Hari Kartini sebagai momentum nyata dalam memperkuat kontribusi pada pembangunan daerah.
Tak sekadar seremonial, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kini tengah serius menggarap program Kurikulum Keputrian dan optimalisasi Trauma Healing Center sebagai bentuk komitmen perlindungan perempuan.
Dalam peringatan yang jatuh setiap tanggal 21 April ini, Intan menegaskan bahwa peran perempuan telah bertransformasi melampaui ranah domestik.
Saat ini, perempuan menjadi pilar strategis di sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga birokrasi pemerintahan.
“Peringatan Hari Kartini adalah pengingat bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan perempuan di Kabupaten Tangerang memiliki ruang dan perlindungan untuk terus berdaya,” ujar Intan Nurul Hikmah.
Salah satu langkah konkret yang diusung adalah penerapan kurikulum keputrian di jenjang sekolah.
Program ini dirancang untuk membekali para siswi dengan literasi kesehatan reproduksi, penguatan karakter, serta kesiapan mental dalam menghadapi dinamika sosial di era digital.
Selain fokus pada edukasi, Wabup Intan juga menaruh perhatian serius pada isu kekerasan terhadap perempuan.
Pemkab Tangerang saat ini tengah memperkuat layanan Trauma Healing Center. Fasilitas ini disiapkan sebagai tempat perlindungan yang komprehensif, mulai dari pendampingan psikologis hingga bantuan hukum.
“Fasilitas ini hadir agar korban kekerasan tidak merasa sendiri. Kami ingin mereka mendapatkan pemulihan mental yang tepat sehingga bisa bangkit dan kembali berkarya di tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui semangat R.A. Kartini, Intan berharap perempuan di Kabupaten Tangerang terus terinspirasi untuk menjadi agen perubahan. Baginya, perempuan yang terdidik dan terlindungi adalah kunci utama kemajuan bangsa. (Abo)
