Exposebanten.com | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meminta anak-anak di Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi garda terdepan sebagai “pelopor sekaligus pelapor” untuk memberantas aksi perundungan (bullying) dan narkoba.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Intan saat membuka Kegiatan Forum Anak Pelopor Sadar Hukum Tahun 2026 di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tangerang, Jumat (31/07/2026).
Generasi muda didorong menjadi agen perubahan yang berani menyuarakan keadilan jika melihat pelanggaran hukum di lingkungan sekitar.
“Saya ingin para peserta forum anak pelopor sadar hukum ini bisa jadi pelopor sekaligus pelapor dalam menegakkan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran dan kekerasan di masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Menurut Intan, perundungan di sekolah atau tempat tinggal sering kali dianggap remeh dan hanya dinilai sebagai candaan semata.
Padahal, dampak psikologis yang ditinggalkan sangat fatal dan bisa merusak masa depan korban hingga mereka dewasa. Oleh karena itu, peran aktif anak-anak sangat dibutuhkan.
“Anak-anak bukan lagi sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan subjek aktif yang memiliki hak penuh untuk berpartisipasi dan membawa perubahan positif,” pungkas Wabup Intan.
Kesadaran hukum yang kuat harus tecermin dari perilaku sehari-hari, mulai dari menaati tata tertib, menjauhi narkoba, hingga menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Di era digital yang serba cepat ini, pemahaman terhadap etika dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan di dunia maya menjadi sangat krusial bagi generasi muda.
Senada dengan hal tersebut, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang turut mengambil peran penting dalam mengedukasi para peserta.
Kasubsi I Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Hika Deriya Fajar Rizki Asril Putra, bersama Jaksa Fungsional Bidang Intelijen, Monica Resinta, mengajak Forum Anak untuk menjadi mitra kejaksaan.
Mereka menegaskan bahwa keberanian untuk melaporkan pelanggaran adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, serta para pendamping dan fasilitator Forum Anak Kabupaten Tangerang. ***

