ExposeBanten.com – Viral beredar penemuan Bahan Bakar minyak (BBM) berbasis nabati yang terbuat dari jerami dengan Research Octane Number (RON) yang mendekati 98.
BBM yang diberi nama Bobibos atau Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos itu ditemukan oleh Muhammad Ikhlas Thamrin.
Ia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo angkatan 2001. Mengaku sangat sering mengikuti demonstrasi untuk mengkritisi sumber energi di Indonesia.
“Saya ingat betul pernah berdemo di Jakarta untuk menolak kenaikan harga BBM. Namun, setelah lulus saya mulai berpikir apa yang dapat saya lakukan untuk memberi solusi perihal energi,” ujar Muhammad Ikhlas Thamrin dikutip dari situs resmi UNS, Rabu (12/11/2025).
Perlu diketahui, Dikutip dari Antara, Bobibos telah diproses melalui bioenergi serta suntikan serum khusus, di mana jerami diubah menjadi bahan bakar performa tinggi, yang setara dengan Research Octane Number (RON) 98 dan ramah lingkungan.
Selain itu, Bobibos diklaim mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol, sehingga menjadi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.
Menariknya, bahan baku Bobibos ini disebut tidak mengganggu ketahanan pangan karena memanfaatkan tanaman non-pangan dan lahan pertanian yang dikelola secara berkelanjutan.
Bobibos diklaim memiliki potensi harga yang jauh lebih murah dibandingkan Bahan Bakar Minyak (BBM) konvensional, dengan perkiraan harga sekitar Rp 4.000-an per liter, meskipun spesifikasinya setara dengan BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo (RON 98).
Perbandingan Harga
Perbedaan harga utama terletak pada bahan baku dan status komersialisasi, BBM Bobibos, Berasal dari bahan nabati lokal, khususnya limbah jerami padi, yang bahan bakunya relatif murah dan mudah ditemukan. Pengembang mengklaim harga produksinya lebih terjangkau, sehingga berpotensi dijual dengan harga sekitar Rp 4.000-an per liter.
Sedangkan, BBM Konvensional (misalnya, Pertamax Turbo): Dibuat dari minyak bumi (fosil) impor yang harganya berfluktuasi mengikuti pasar global. Harga jual Pertamax Turbo saat ini (data November 2025) berada di kisaran Rp 13.100 per liter.
Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, baru-baru ini menjadi sorotan media karena menanggapi pertanyaan wartawan terkait isu bahan bakar minyak (BBM) baru bernama “Bobibos”.
Saat ditanya mengenai “Bobibos”, Bahlil memberikan tanggapan singkat bahwa pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu produk tersebut.
“Kita pelajari dulu ya, kita pelajari dulu,” ujar Bahlil.
Akankah, langkah Bobibos hasil karya anak Bangsa, Pemerintah mempermudah peredarannya, baik di dalam negeri maupun menuju dunia internasional, demi kepentingan masyarakat Indonesia.
Harapan Publik, keterbukaan pemerintah pusat untuk kepentingan masyarakat Republik Indonesia. (AboSopian)
