Exposebanten.com | TANGERANG – Mobil siaga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, kedapatan digunakan untuk mengangkut paket Makan Bergizi Gratis (MBG) ke posyandu setempat. Aksi ini sempat memicu pertanyaan publik terkait peruntukan kendaraan operasional tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Pejabat (Pj) Kepala Desa Sukamulya, Subki, memberikan klarifikasi pada Rabu (15/4/2026). Subki menegaskan bahwa penggunaan mobil siaga desa tersebut bertujuan untuk kepentingan wargan.
Subki menjelaskan, insiden itu terjadi karena situasi darurat. MBG dikirim ke kantor desa, dan karena waktu makan hampir tiba serta tidak ada kendaraan lain yang tersedia, kader terpaksa menggunakan mobil siaga desa.
“Waktu kejadian memang saya tidak di kantor, lagi berada di Kecamatan Sukamulya. MBG diantar ke Kantor Desa. Karena sudah waktunya makan dan tidak ada kendaraan lain, kader terpaksa bawa MBG pakai mobil siaga Posyandu,” kata Subki kepada Exposebanten.com.
Senada dengan Subki, aktivis putra daerah Kecamatan Sukamulya, H. Retno Juarno, membenarkan peristiwa tersebut. Retno menegaskan penggunaan mobil siaga tersebut masih dalam koridor kepentingan warga.
“Betul MBG itu datang ke kantor Desa, diturunkan di sana. Akan tetapi acaranya di Posyandu, untuk membawa MBG ke Posyandu mereka menggunakan mobil siaga Desa karena sudah waktunya makan dan tidak ada kendaraan lain,” tutur H. Retno.
Secara aturan, mobil siaga desa yang dikelola melalui Peraturan Desa (Perdes) memang diprioritaskan untuk pelayanan transportasi kesehatan, seperti antar-jemput warga sakit atau melahirkan.
Namun, fasilitas ini juga diperbolehkan untuk kegiatan sosial lainnya yang berdampak langsung bagi warga desa setempat, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Dalam kasus ini, pendistribusian makanan bergizi dianggap sebagai bagian dari pelayanan sosial dan kesehatan bagi warga Desa Sukamulya agar program tersebut berjalan lancar. (Abo)
