Exposebanten.com | TANGERANG — Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk area pemakaman Kampung Plonco, Desa Rawaboni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/6/2026).
Penemuan jasad ini sempat membuat geger warga setempat yang berniat mengantarkan makanan untuk korban.
Polisi memastikan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya dan kini jenazah telah dimakamkan dengan layak.
Peristiwa ini bermula saat salah satu warga mendatangi gubuk di area makam untuk memberi makanan sehari-hari kepada korban. Namun, saat dihampiri, pria tua tersebut sama sekali tidak bergerak.
Kapolsek Pakuhaji, AKP Prapto, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, anggotanya segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban.
“Tadi itu warga kaget setelah dia dikasih makanan di gubuk dia enggak gerak-gerak dan dilihat napasnya sudah tidak ada,” ujar AKP Prapto kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Petugas bersama warga kemudian membawa jasad lansia tersebut ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, jenazah korban sudah selesai diurus dan dikebumikan.
“Kini pria lansia tersebut sudah kita makamkan seperti layaknya orang muslim,” pungkas Prapto.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban sebenarnya masih memiliki keluarga.
Namun, keterbatasan ekonomi membuat korban harus tinggal terpisah dan telantar di gubuk pemakaman.
Kondisi kesehatan korban yang memprihatinkan dan hidup sebatang kara memicu rasa empati warga sekitar.
Disisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berfokus pada lima program prioritas unggulannya, salah satunya Program sosial peningkatan ekonomi kerakyatan dan daerah (PROSPEK)
Akan tetapi, kondisi ini menjadi perhatian masyarakat semua, lansia tersebut sampai terdampar yang mengakibatkan meninggal dunia.
Selama ini, masyarakat Kampung Plonco secara sukarela bergantian mengirimkan makanan untuk menyambung hidup pria lansia tersebut sebelum akhirnya ia ditemukan tutup usia. (Abo)

