Exposebanten.com | INDRAMAYU – Suasana tenang di Perumahan Graha Sudirman, Indramayu, mendadak pecah pada Kamis pagi (2/4/2026). Kedatangan iring-iringan lima mobil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 08.30 WIB sontak menggegerkan warga setempat.
Kedatangan KPK ke rumah milik Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, yang menjadi sasaran penggeledahan lembaga antirasuah tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan proses sterilisasi dan pemeriksaan berlangsung intens selama kurang lebih tiga jam.
Koper dan Kardus Disita
Tepat pukul 11.20 WIB, tim penyidik akhirnya keluar dari kediaman politisi tersebut. Tidak dengan tangan kosong, petugas terlihat mengangkut satu koper besar, satu koper kecil, serta sebuah kardus ke dalam mobil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai isi dari koper-koper misterius tersebut.
Namun, kuat dugaan dokumen atau barang bukti elektronik terkait perkara hukum turut diamankan.
Terkait Kasus Bupati Bekasi
Aksi “jemput bola” KPK di Indramayu ini disebut-sebut merupakan pengembangan dari kasus suap proyek yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.
Nama Ono Surono diduga ikut terseret dalam pusaran aliran dana atau perizinan proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Ketua RT Tak Diberi Tahu
Kejutan ini tidak hanya dirasakan warga, tapi juga pengurus lingkungan. Ketua RT setempat mengaku sama sekali tidak menerima pemberitahuan awal terkait rencana penggeledahan ini.
“Kaget, tiba-tiba sudah ada rombongan KPK. Memang tidak ada informasi sebelumnya ke pihak kami,” ujarnya singkat di lokasi kejadian.
Rumah dalam Keadaan Kosong
Saat penggeledahan berlangsung, sosok Ono Surono dilaporkan tidak berada di tempat. Menurut keterangan warga sekitar, rumah di Graha Sudirman tersebut memang tergolong jarang ditempati.
Rumah itu biasanya hanya digunakan sebagai persinggahan saat yang bersangkutan sedang pulang ke kampung halamannya di Indramayu.
Sejauh ini, pihak KPK maupun perwakilan Ono Surono belum memberikan keterangan resmi terkait detail penggeledahan maupun status hukum sang Wakil Ketua DPRD dalam kasus ini. ***
