Foto: Hendra Primitif
Exposebanten.com | TANGERANG – Di tengah derasnya perubahan zaman dan berbagai persoalan bangsa, Hendra Primitif mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk kembali memperkuat doa serta melakukan refleksi batin.
Hendra menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik, teknologi, atau kekuatan ekonomi semata, melainkan juga harus berlandaskan pada kekuatan moral, akhlak, persatuan, dan kesadaran batin.
“Sudah saatnya kita kembali ke hati. Jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita lupa bahwa bumi tempat kita berpijak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga bersama,” ujar Hendra kepada Exposebanten.com, Minggu (6/9/2026).
Ia menyerukan kepada para pemuka agama, budayawan, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh rakyat Indonesia untuk menanamkan kesadaran kolektif.
Menurutnya, menjaga kedaulatan dan keharmonisan negeri bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab moral dari setiap individu yang hidup di dalamnya.
Namun, Hendra menggarisbawahi bahwa kekuatan doa tidak boleh diartikan sebagai bentuk pasrah tanpa usaha. Doa yang dipanjatkan harus berjalan beriringan dengan tindakan nyata, kepedulian sosial, kejujuran, serta keberanian untuk terus memperbaiki diri.
“Kalau hati manusia kembali kepada kebaikan, insyaallah cara kita memperlakukan sesama, alam, dan negeri ini juga akan berubah. Jangan menunggu bangsa ini berubah sementara kita sendiri belum mau berubah,” tegasnya.
Hendra juga mengingatkan agar keberagaman Nusantara, baik dari segi agama, budaya, maupun pilihan latar belakang tidak dijadikan alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan tersebut harus dikelola menjadi kekuatan utama dalam menjaga tali persaudaraan dan kedamaian nasional.
Ia berharap pesan ini dapat bertransformasi menjadi sebuah gerakan kesadaran bersama demi masa depan Indonesia yang lebih baik
.“Mari kita mengetuk pintu langit dengan doa, sekaligus mengetuk hati kita sendiri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan keselamatan, kedamaian, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh rakyat serta bumi Nusantara,” pungkasnya. (Abo)

