ExposeBanten.com | Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur PDAM Tirta Kerta Raharja meninjau secara langsung progres kesiapan pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang berlokasi di Kecamatan Mauk, Senin (5/1/2026).
Bupati Maesyal bersama rombongan melihat langsung progres pematangan dan pemadatan lahan yang menjadi tahapan awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi tersebut.
Bupati Maesyal mengatakan bahwa setelah seluruh proses pematangan dan pemadatan lahan selesai, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera melaporkan kesiapan tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai tindak lanjut pembangunan PSEL.
Perlu diketahui, pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSEL) tersebut, untuk mengatasi volume sampah yang menumpuk di TPA Jatiwaringin.
Akan tetapi, kebutuhan bahan baku utama untuk mengolah sampah menjadi listrik adalah sampah itu sendiri, khususnya yang kaya energi seperti plastik, kertas, dan biomassa, kemudian diproses melalui teknologi untuk menghasilkan panas atau biogas yang menggerakkan turbin generator.
Sementara, pasokan volume bahan baku minimal kebutuhan sekitar 1.000 ton sampah perhari, untuk operasional PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) yang efisien.
Dengan target pasokan bahan baku besar, kata Bupati Maesyal, Kabupaten Tangerang memiliki volume sampah yang mencukupi untuk mendukung operasional PLTSa.
“Di Kabupaten Tangerang sendiri saat ini sudah mencapai kurang lebih 2.700 ton perhari. Bahkan ke depan akan ada kolaborasi dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan,” ucap Bupati Maesyal.
Ia juga katakan, kehadiran PSEL di TPA Jatiwaringin nantinya dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.
“Harapan kami, pengolahan sampah menjadi tenaga listrik ini dapat berjalan tertib, optimal, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta lingkungan,” pungkas Bupati Maesyal. (AboSopian)
