Exposebanten.com | TANGERANG – Satreskrim Polresta Tangerang tengah mendalami kasus pengeroyokan yang menimpa seorang pria berinisial JP di Lapo Sopo Sanggar, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa.
Meski proses hukum berjalan, pihak pengelola dan korban mulai membuka ruang mediasi untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat itu, kata Indra Waspada, korban yang sedang duduk santai tiba-tiba didatangi oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 15 orang.
“Korban didatangi orang tidak dikenal yang langsung melakukan pengeroyokan. Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala dan dahi, serta memar di bagian pipi,” ujar Indra Waspada, Senin (4/5/2026).
Di sisi lain, pihak pengelola Lapo Sopo Sanggar menunjukkan itikad baik dengan memberikan pertolongan medis pertama kepada JP sesaat setelah kejadian.
Tak hanya itu, pengelola juga proaktif memfasilitasi upaya musyawarah antara pihak-pihak yang terlibat.
Korban sendiri menyatakan bersedia menempuh jalur mufakat. Meski demikian, ia tetap menyerahkan sepenuhnya detail penanganan hukum kepada pihak berwajib sebagai bentuk kepercayaan terhadap supremasi hukum.
Polisi Pastikan Penyelidikan Tetap Berjalan
Walau ada sinyal perdamaian melalui musyawarah, Kombes Pol Indra Waspada menegaskan bahwa Satreskrim tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik penyerangan tersebut.
“Kami pastikan proses hukum berjalan. Kami juga mengimbau semua pihak untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif dan tidak terprovokasi,” tegasnya.
Pihak kepolisian berkomitmen akan menindak tegas segala bentuk kekerasan di wilayah hukum Tangerang, sembari terus melakukan langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (Abo)
