ExposeBanten.com | Bogor – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan strategis kepada delegasi PWI Banten dalam hari ketiga Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusdiklat Bela Negara Kemhan, Rumpin, Bogor, Sabtu (31/1/2026).

Dalam arahannya, Menhan RI menegaskan bahwa insan pers merupakan aktor strategis dalam menghadapi perang opini dan menjaga stabilitas nasional di era digital.
Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, yang disapa Opan mengungkapkan bahwa materi dari Menhan menitikberatkan pada tanggung jawab moral wartawan dalam menjaga persatuan dan demokrasi.
Menurutnya, pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan pilar penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan.
“Materi yang disampaikan menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga persatuan, demokrasi, dan stabilitas nasional,” ujar Opan, di sela-sela kegiatan.
Tak hanya pembekalan intelektual, sembilan delegasi PWI Banten juga dipaksa melampaui batas fisik dan mental melalui serangkaian simulasi militer dan outbound taktis. Berbagai aktivitas seperti refling, jembatan tali tiga, jaring piramid, panahan, hingga simulasi penjinakan bom diikuti dengan antusias untuk melatih kedisiplinan dan soliditas tim.
Opan menambahkan, latihan fisik ini dirancang agar wartawan tidak hanya profesional secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dalam menghadapi dinamika lapangan yang kian kompleks.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Kabupaten Lebak, RA Sudrajat, menyebut momentum ini sebagai langkah krusial dalam membentuk karakter wartawan yang nasionalis.
“Retret ini adalah momentum penting untuk membentuk insan pers yang berintegritas dan memiliki jiwa nasionalisme kuat guna menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
Delegasi PWI Banten yang hadir dalam agenda ini mencakup jajaran pengurus inti, di antaranya Sekretaris Fahdi Khalid, Ketua Bidang Organisasi Teguh Idham Akbar, hingga para ketua bidang dan perwakilan PWI kabupaten/kota di Banten.
Kegiatan yang berlangsung di bawah naungan Kementerian Pertahanan ini diharapkan melahirkan standar baru bagi wartawan profesional yang berkomitmen penuh pada kode etik dan keutuhan negara. (AboSopian)
