Exposebanten.com | TANGERANG — Rumah Ibu Suemah, warga Desa Kali Asin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, yang roboh akibat erosi tanah dan hempasan angin akan segera dibangun kembali menjadi hunian sehat dan layak huni. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau lokasi bencana pada Jumat (21/8/2026).
Bupati Maesyal menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat memulai proses bedah rumah dalam waktu dua hari ke depan. Langkah taktis ini diambil guna memastikan korban terdampak bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Insyaallah hari Minggu besok, dua hari lagi, rumah ini akan kita bongkar dan kita bangun kembali menjadi rumah yang sehat dan nyaman,” ujar Bupati Maesyal di sela-sela kunjungannya.
Bagian kamar rumah Ibu Suemah runtuh beberapa hari lalu akibat kondisi tanah yang tererosi dan diperparah oleh angin kencang.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Camat Sukamulya Khalid Mawardi, Kepala Desa Kali Asin, Ketua RT, serta tim medis dari Puskesmas setempat.
Selain perbaikan infrastruktur, fokus utama bupati adalah memastikan pemulihan kesehatan Ibu Suemah yang sempat syok dan terganggu pascakejadian. Tim medis Puskesmas dikerahkan secara khusus untuk memberikan pendampingan kesehatan intensif.
“Mudah-mudahan Ibu Suemah yang kemarin terkena runtuhan ini bisa cepat kembali pulih sehat karena langsung ditangani oleh Puskesmas,” tambah Bupati Maesyal.
Ia menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah kesulitan warga. Momentum ini juga diharapkan dapat memicu kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di dalam masyarakat.
Mendapat perhatian penuh dari orang nomor satu di Kabupaten Tangerang, Ibu Suemah tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bantuan yang datang begitu cepat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas bantuan dan kepeduliannya. Alhamdulillah, rumah saya bisa segera dibangun agar bisa aman dan nyaman ditinggali,” ungkap Ibu Suemah dengan penuh haru. (Abo)

