ExposeBanten.com | Kab.Tangerang – Proyek pembangunan di Yayasan Haji Sanwani Juarsa yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang bersumber dari APBDP tahun anggaran 2025 melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB). Yang kini menjadi perbincangan hangat oleh warga sekitar.
Berdasarkan informasi bahwa pembangunan dilingkungan Yayasan Haji Sanwani Juarsa terdapat dua proyek, yakni untuk pembangunan padepokan dan juga mushola dengan biaya Rp400 juta per proyek.
Tanwir salah satu warga sekitar yang mengkritisi pembangunan tersebut hingga proyek kedua nya mencapai nilai Rp800 juta.
“kami bukan menolak adanya pembangunan, hanya mengkritisi kenapa proyek hampir 1 milyaran itu cuma di satu tempat, “ucap Tanwir.
“Padahal wilayah mauk ini masih butuh biaya perbaikkan, dari pada anggaran dihabiskan ke yayasan itu semua, lebih baik dialihkan ke yang skala prioritas, “Sambungnya.
Senada apa yang dikatakan Barnas Anggota LSM Geram Banten DPC Kabupaten Tangerang, ia menjelaskan dengan adanya pembangunan dengan biaya fantastis tersebut, masih ada beberapa wilayah kecamatan mauk yang perlu serap biaya perbaikkan.
“Sebetulnya kalau menurut kaca mata kami, pembangunan ini belum memasuki skala prioritas untuk dilaksanakan pembangunan. Karena masih banyak titik-titik di wilayah mauk ini perlu perbaikkan, “ucapnya.
Barnas juga menyampaikan, jangan sampai pembangunan di wilayah kabupaten ini dijadikan politik, karena DPRD itu untuk menyuarakan masyarakat dan juga sebagai pengawas internal di Pemerintahan, “jelasnya.
Kendati demikian, ExposeBanten.com sampai saat ini belum mendapatkan keterangan apapun dari DTRB Kabupaten Tangerang.
(Irfan)
