Exposebanten.com | TANGERANG – Komisi VIII DPR RI memuji habis-habisan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang dinilai sangat royal dan totalitas dalam memfasilitasi jemaah haji.
Apresiasi ini diberikan langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Kemenhaj dan Umroh Kabupaten Tangerang pada Kamis (17/9/2026).
“Kami sangat terkesan dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang yang intens memberikan perhatian dan bantuan kepada jemaah haji,” ujar Marwan.
Ia menyebut dukungan Pemkab Tangerang, mulai dari pemberian uang saku kepada jemaah hingga bantuan pembangunan asrama haji, merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan ibadah haji.
Marwan juga menyoroti komitmen Bupati Tangerang dalam menyiapkan lahan dan juga pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah.
“Komitmen membangun Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Kabupaten Tangerang ini sangat jarang kita temui di daerah-daerah lain,” ungkapnya.
Menurut Marwan, kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI tersebut bukan hanya untuk melihat pelaksanaan pelayanan haji di daerah, tetapi juga menyerap berbagai persoalan dan masukan dari pemerintah daerah.
“Dalam kunjungan spesifik ini kami berharap mendapatkan masukan, saran, dan input-input dari daerah, khususnya Kabupaten Tangerang, tentang berbagai permasalahan ibadah haji agar pelaksanaan ibadah haji ke depan menjadi jauh lebih baik,” tandasnya.
Salah satu langkah yang paling disorot dan dianggap langka di Indonesia adalah komitmen Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang menyiapkan lahan khusus untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah di pusat pemerintahan kabupaten pada tahun 2027.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib hadir dalam setiap tahapan ibadah haji warga negaranya.
“Kita ingin memberikan perhatian kepada jemaah haji Kabupaten Tangerang. Mulai dari persiapan, keberangkatan sampai kembali lagi ke daerah. Kita berupaya memberikan pelayanan dan kemudahan,” ujar Bupati Maesyal.
Perhatian tersebut diwujudkan dalam bentuk nyata, mulai dari pembekalan manasik, fasilitas transportasi gratis dari Masjid Al-Amjad Tigaraksa menuju embarkasi (pulang-pergi), hingga pemberian uang saku sebesar Rp750 ribu per jemaah pada musim haji 2026.
Jika dikalkulasikan, total dukungan langsung untuk jemaah haji tahun ini mencapai Rp1,6 miliar. Keberpihakan anggaran ini dilakukan agar para jemaah tidak lagi dibebani biaya transportasi tambahan dan dapat beribadah dengan tenang.
Tidak berhenti di situ, kontribusi Pemkab Tangerang meluas hingga ke tingkat provinsi.
Pemkab Tangerang tercatat telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp22 hingga Rp23 miliar untuk mendukung pembangunan Asrama Haji Banten di Kota Tangerang.
“Kami telah memberikan dukungan anggaran sekitar Rp22–23 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan jemaah haji asal Provinsi Banten,” ungkapnya.
Melalui berbagai dukungan masif ini, Bupati Maesyal berharap kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten secara umum dapat semakin optimal dan terintegrasi di masa depan. (Abo)

