Exposebanten.com | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang didesak untuk mengubah strategi penanganan pengamen jalanan dari sekadar penertiban menjadi pendekatan yang humanis, edukatif, dan memberdayakan.
Seruan ini disampaikan oleh penggiat kebijakan publik, Hendra Primitif, yang meminta Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang berkolaborasi merangkul para musisi jalanan tersebut.
“Saya berharap Dinas Sosial Kabupaten Tangerang bersama Kesbangpol dapat berkolaborasi merangkul saudara-saudara kita yang selama ini mencari nafkah sebagai pengamen jalanan, ” ujar Hendra kepada Exposebanten.com, Jumat (17/7/2026).
“Mereka juga memiliki hak untuk dibina dan diberikan ruang berkarya sehingga dapat ikut berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Tangerang,” sambungnya.
Hendra menilai penanganan dengan cara penertiban di jalanan selama ini kurang efektif.
Ia mendorong pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Tangerang untuk segera membuka ruang dialog langsung dengan komunitas pengamen guna mendengarkan aspirasi mereka.
Para pengamen yang berbakat dapat dilibatkan dalam kegiatan kebudayaan, hiburan rakyat, atau program pemberdayaan ekonomi.
Bantuan berupa pelatihan keterampilan dan fasilitasi kreativitas dianggap menjadi kunci utama untuk mendongkrak taraf hidup mereka.
Jeritan Hati Pengamen: Butuh Ruang Karya, Bukan Belas Kasihan
Senada dengan Hendra, Ketua Komunitas Perkumpulan Pengamen Jalanan, Nurjaman yang akrab disapa Bewok, menegaskan bahwa mereka hanya ingin menyambung hidup demi keluarga secara mandiri.
Sebagai warga negara, mereka menuntut hak dan perhatian yang adil dari Pemkab serta DPRD Kabupaten Tangerang.
“Kami bertahan demi keberlangsungan hidup, mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarga. Kami tidak meminta belas kasihan, tetapi berharap ada pembinaan, kesempatan, dan ruang untuk berkarya,” ungkap Bewok.
Hendra Primitif menegaskan bahwa merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk pengamen jalanan, adalah modal penting bagi kemajuan daerah.
“Kabupaten Tangerang akan semakin maju apabila seluruh elemen masyarakat diberi kesempatan untuk berkembang. Merangkul, membina, dan memberdayakan jauh lebih baik daripada mengabaikan,” ungkap Hendra.
“Semoga aspirasi para pengamen jalanan ini menjadi perhatian bersama demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan,” pungkas Hendra. (Abo)

