Exposebanten.com | TANGERANG – Pembangunan gedung perpustakaan baru di depan Kantor Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, memicu sorotan publik akibat tidak adanya papan informasi proyek di lokasi kegiatan.
Menanggapi keluhan warga, Camat Balaraja Wily Patria menegaskan bahwa proyek tersebut bernilai sekitar Rp200 juta dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wily Patria saat memberikan keterangan kepada awak media pada Senin (8/6/2026).
Ia berjanji akan segera menegur pengawas lapangan dan pihak ketiga (kontraktor) agar memasang papan proyek sesuai aturan transparansi publik yang tercantum dalam kontrak kerja.
“Nilai anggaran kurang lebih Rp200 Juta, sumber dana APBD Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026,” ujar Wily.
“Ini program Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan minat baca dan mencerdaskan masyarakat, ” sambungnya.
Wily menjelaskan bahwa dirinya baru saja kembali beraktivitas di kantor setelah menjalani perawatan medis selama empat hari di RSUD Balaraja akibat operasi benjolan di ketiak.
Karena itu, ia baru mengetahui adanya kelalaian terkait transparansi informasi di lokasi pembangunan.
Pihak Kecamatan Balaraja mengucapkan terima kasih atas fungsi kontrol sosial yang dilakukan oleh masyarakat dan media.
Wily memastikan akan mengevaluasi kinerja kontraktor secara ketat. Jika ditemukan pelanggaran atau hasil pengerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak yang disepakati, pemerintah kecamatan siap menjatuhkan sanksi dan melakukan opname (pemeriksaan fisik hasil pekerjaan) secara menyeluruh.
Proyek di Balaraja ini merupakan bagian dari program kerja berskala daerah. Kabupaten Tangerang berencana membangun fasilitas perpustakaan serupa di seluruh kecamatan.
Saat ini, pengerjaan baru berjalan di 6 kecamatan dari total 29 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kecamatan Balaraja termasuk dalam gelombang pertama (peluncuran perdana) yang menerima realisasi program peningkatan literasi masyarakat tersebut. (Abo)

