Ilustrasi El Nino
Exposebanten.com| TANGERANG – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah ancaman El Nino.
Sebagai bentuk antisipasi nyata, Kementan menggelar aksi tanam serentak di lahan seluas 10.000 hektare yang tersebar di 19 provinsi di seluruh Indonesia, Senin (4/5/2026).
Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap aman dan terkendali meskipun cuaca ekstrem membayangi produktivitas pertanian.
Selain mitigasi dampak El Nino, aksi ini merupakan bagian dari program unggulan “Cetak Sawah Rakyat” yang bertujuan memperluas lahan produktif sekaligus memperkokoh cita-cita swasembada pangan nasional.
“Apa yang kita tanam hari ini adalah jaminan bagi masa depan bangsa. Kita bergerak cepat agar produksi pangan tetap stabil demi ketahanan nasional,” tulis Kementan dalam pernyataan resminya melalui laman kementan.go.id.
Kesuksesan program ini didorong oleh kolaborasi lintas sektor yang kuat. Tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah dan penyuluh lapangan, aksi ini juga membangkitkan semangat luar biasa dari para petani di daerah.
Menariknya, generasi muda pun turut ambil bagian melalui “Brigade Pangan”, sebuah inisiatif untuk melibatkan kaum milenial dalam mengelola sektor pertanian secara modern dan masif.
Melalui upaya ini, pemerintah berharap masyarakat turut menyadari pentingnya menjaga ketahanan pangan bersama.
Dengan adanya perluasan lahan dan percepatan masa tanam, Indonesia diharapkan mampu melewati tantangan iklim global tanpa harus mengkhawatirkan ketersediaan bahan pokok di pasar. (Abo)
