Exposebanten.com | LEBAK – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cikulur, Vidia Indera, menghadiri Konferensi II Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Cikulur yang digelar di Pondok Pesantren Diyanatul Qur’an Assanusiyah, Kampung Leuwigoong, Desa Cigoong Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Konferensi yang mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian Organisasi Menuju Pengabdian yang Berkelanjutan bagi Bangsa” tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan, termasuk agenda pemilihan pengurus MWC NU Kecamatan Cikulur untuk periode selanjutnya.
Dalam sambutannya, Vidia Indera yang juga menjabat Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lebak menegaskan bahwa konferensi tidak hanya menjadi forum formal organisasi, melainkan ruang strategis untuk melahirkan kepemimpinan yang kuat dan adaptif.
“Konferensi ini bukan sekadar memilih pengurus, tetapi bagaimana menghasilkan kepemimpinan yang visioner, amanah, dan mampu memperkuat peran NU di tengah masyarakat,” ujar Vidia.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang moderat serta memperkuat ketahanan sosial di masyarakat.
“Kami berharap kepengurusan yang terpilih dapat semakin memperkuat kemandirian organisasi dan terus berkontribusi aktif dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari tokoh agama, pengurus NU, hingga perwakilan pemerintah dan legislatif. Hadir di antaranya Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Acep Dimyati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa serta anggota DPRD Dodi Sopyan dari Fraksi Partai Golkar. Selain itu, tampak pula Kapolsek Cikulur, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikulur, dan Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) setempat.
Selain agenda pemilihan pengurus, konferensi juga menjadi ajang evaluasi program kerja serta penyusunan strategi organisasi ke depan.
Berdasarkan hasil konferensi, Rois Syuriah atau Kyai Syahroni terpilih sebagai Ketua MWC NU Kecamatan Cikulur. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan komitmennya untuk menjaga amanah serta marwah organisasi.
“Terima kasih atas dukungannya. Saya siap menjaga amanah dan marwah NU dalam lima tahun ke depan,” katanya.
Sementara itu, posisi Ketua Tanfidziyah diamanahkan kepada Kyai Sapta. Ia menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah.
“Ke depan, kami berharap MWC NU di Kecamatan Cikulur semakin aktif hingga ke tingkat ranting (desa) dan anak ranting (RW/kampung), sehingga benar-benar hadir dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Konferensi II MWC NU Kecamatan Cikulur ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi yang lebih mandiri, solid, dan berdaya guna bagi umat serta pembangunan daerah di wilayah Kabupaten Lebak. (Ajat/Red)
